Khabib Doakan Muslim Uighur, Ikuti Jejak Ozil

CNN Indonesia | Jumat, 20/12/2019 13:21 WIB
Juara dunia UFC Khabib Nurmagomedov mengikuti jejak Mesut Ozil dengan memberi dukungan untuk etnis minoritas muslim Uighur. Khabib Nurmagomedov mendukung muslim Uighur. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov mengikuti jejak Mesut Ozil dengan memberi dukungan untuk etnis minoritas muslim Uighur.

Dukungan untuk muslim Uighur diungkapkan Khabib melalui Instagram. Petarung asal Rusia itu mengunggah sebuah video berdurasi 6 menit 53 detik mengenai sejarah muslim Uighur.

Pada bagian bawah video Khabib menulis dukungan untuk muslim Uighur yang dikabarkan menjadi korban persekusi di wilayah Xinjiang, China.


"Ya Allah, berilah kemudahan untuk para saudara kami, Uighur," tulis Khabib melalui Insta-story.

Khabib Nurmagomedov mendoakan muslim Uighur.Khabib Nurmagomedov mendoakan muslim Uighur. (Screen Shot Instagram @khabib_nurmagomedov)
Khabib dikenal sebagai petarung muslim yang taat. Khabib merupakan petarung muslim pertama yang mampu merebut gelar juara dunia UFC ketika mengalahkan Al Iaquinta, 7 April 2018.

Khabib Doakan Muslim Uighur, Ikuti Jejak Ozil
Khabib dijadwalkan mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC melawan Tony Ferguson pada UFC 249 di New York, Amerika Serikat, 18 April 2020.

Khabib bukan atlet besar pertama yang mengungkapkan dukungan untuk muslim Uighur. Sebelumnya ada bintang Arsenal Mesut Ozil yang memberi dukungan melalui Instagram, pekan lalu. Mantan pemain Real Madrid itu menyebut Xinjiang sebagai Turkistan Timur.

[Gambas:Video CNN]
"Turkistan Timur, luka yang berdarah dari umat, mencoba melawan para persekutor yang berusaha memisahkan mereka dari agama. Mereka membakar Alquran, menutup masjid, menutup madrasah, dan membunuh para tokoh mereka [Uighur]. Para pria dipaksa tinggal dalam kamp dan keluarga mereka dipaksa tinggal dengan orang-orang China. Para wanitanya dipaksa menikah dengan orang-orang China," demikian pernyataan Ozil melalui Instagram.

Pernyataan Ozil membuat netizen, asosiasi sepak bola China, dan pemerintah China marah. Terakhir Ozil dicoret dari permainan video game PES dan FIFA. (har/jal)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK