Hal itu diungkapkan Jeje yang saat ini didapuk PSSI sebagai penerjemah Shin Tae Yong selama menjadi pelatih Timnas Indonesia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/1).
Lihat juga:Ozil Tersenyum dan Arsenal pun Menang |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia memiliki kultur Islam dan di sana juga ada periode Ramadan saat kompetisi berlangsung."
Shin Tae Yong sudah mempelajari kultur di Indonesia. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya) |
Saat pertama tiba di Indonesia, lanjut Jeje, hal pertama yang ditanyakan pelatih asal Korea Selatan itu adalah animo masyarakat Indonesia pada Timnas Indonesia.
"Hal pertama yang ditanyakan ke saya bagaimana perhatian rakyat Indonesia kepada Timnas Indonesia. Saya jawab, perhatian masyarakat ke timnas sangat besar dan memang itu yang saya rasakan ketika saya SMA di Jakarta," ucap Jeje yang merupakan penerjemah yang disediakan langsung Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia buat PSSI.
Setelah datang ke Jakarta untuk menandatangani kontrak kerja sama selama empat tahun untuk melatih Timnas Indonesia bersama PSSI pada Sabtu (28/12) lalu, Shin Tae Yong langsung kembali ke Korea Selatan. Ia baru akan mulai aktif bekerja di Timnas Indonesia per Senin (6/1).
[Gambas:Video CNN]
Tugas pertama Shin Tae Yong yakni memilih 60 nama pemain untuk dipanggil mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dimulai pada 13 Januari mendatang.
Pemain yang bakal dipanggil merupakan pemain-pemain level senior dan pemain U-23 yang bakal dipersiapkan untuk tampil membela Merah Putih di tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF di akhir 2020.
Timnas Indonesia bakal melakoni laga tandang menghadapi Thailand pada 26 Maret mendatang. Kemudian disusul laga kandang melawan Uni Emirates Arab (UEA) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, pada 31 Maret dan laga tandang ke markas Vietnam di laga terakhir pada 4 Juni 2020.
Lihat juga:Liverpool vs Sheffield, Duel Dua Kiper Hebat |
Shin Tae Yong sudah mempelajari kultur di Indonesia. (