Lakukan Tekel kepada Morata, Valverde Justru Dipuji Simeone

CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 08:40 WIB
Lakukan Tekel kepada Morata, Valverde Justru Dipuji Simeone Federico Valverde (tengah) dapat pujian dari pelatih lawan. (AP Photo/Hassan Ammar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang muda Real Madrid Federico Valverde mendapat pujian dari pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, usai melakukan tekel haram kepada Alvaro Morata di final Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah Sports City, Senin (13/1) dini hari WIB.

Karena tekel keras itu juga Atletico kalah 1-4 dari Madrid lewat adu penalti. Meski demikian, Simeone tidak mengutuk aksi Valverde yang masih berusia 21 tahun tersebut.

"Itu [tekel] bagian terpenting dalam permainan. Saya mengatakan kepadanya [Valverde], dia melakukan apa yang harus dia lakukan pada saat itu," ujar Simeone dikutip dari Daily Mail.


"Saya pikir hadiah untuk pemain terbaik masuk akal, karena Valverde memenangi pertandingan dalam aksi ini," ucap Simeone menambahkan.

Di mata Simeone, tekel Valverde merupakan keputusan tepat untuk Madrid. Karena tekel itu Atletico kehilangan peluang gol di babak tambahan.

Federico Valverde langsung dikartu merah wasit Jose Martinez.Federico Valverde langsung dikartu merah wasit Jose Martinez. (Photo by Giuseppe CACACE / AFP)
"Saya katakan kepadanya, jangan khawatir semua orang akan melakukan hal yang sama saat berada di posisimu," tutur Simeone dikutip dari Marca.

[Gambas:Video CNN]
Pada menit ke-115 Atletico punya peluang emas mencetak gol lewat serangan balik. Ketika itu, Alvaro Morata yang mendapat umpan terobosan Saul Niguez sukses melewati barisan pertahanan Madrid, termasuk menghindari adangan Valverde.

Lakukan Tekel 'Haram', Valverde Dipuji Simeone
Tetapi, saat mendekati kotak penalti Morata mendapat tekel dari belakang oleh Valverde. Kaki kiri pemain asal Uruguay itu telak mengenai kaki kiri Morata yang membuat striker asal Spanyol itu terjungkal ke rumput.

Tekel Valverde tersebut termasuk salah satu yang haram dilakukan dalam sepak bola, karena termasuk pelanggaran keras. Pasalnya, Morata jelas sudah di depan atau membelakangi barisan pertahanan Madrid, dalam peluang gol, dan tinggal berhadapan dengan kiper Thibaut Courtois.

Karena itu wasit Jose Sanchez tanpa pikir panjang langsung mengeluarkan kartu merah dan mengusir Valverde dari permainan. (sry/bac)