Klopp Lipat Gandakan Harga Jual Pemain Liverpool

CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 03:51 WIB
Klopp Lipat Gandakan Harga Jual Pemain Liverpool Jurgen Klopp tak hanya meningkatkan performa pemain di dalam lapangan. (AP Photo/Matt Dunham)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jurgen Klopp terbukti mampu melipatgandakan harga jual pemain Liverpool sejak dipercaya melatih The Reds pada 2015.

Racikan pelatih asal Jerman itu terbukti dengan kemampuan Liverpool meraih gelar Liga Champions musim lalu dan menjadi kandidat terkuat dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Tak hanya di atas lapangan, buah dari kerja Klopp juga dapat dilihat dari harga-harga pemain Merseyside Merah yang meningkat.


Dikutip dari Mirror, berdasarkan laporan Forbes, nilai jual pemain Liverpool kini mencapai 1,83 miliar poundsterling atau sekitar Rp32,5 triliun.

Klopp Lipat Gandakan Harga Jual Pemain LiverpoolJurgen Klopp bersama pemain-pemain Liverpool. (AP Photo/Jon Super)
Padahal sebelum kedatangan Klopp, banderol harga para pemain Liverpool hanya 360 juta poundsterling yang setara dengan Rp6,3 triliun.

Trio penyerang, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah yang masing-masing didatangkan dengan harga kurang dari 36 juta poundsterling kini memiliki nilai jual lebih dari 100 juta poundsterling.

[Gambas:Video CNN]
Selain trisula lini depan Liverpool, beberapa pemain pun mengalami kenaikan harga jual. Fullback Andy Robertson yang didatangkan dari Hull City senilai 8 juta poundsterling kini diperkirakan bisa dijual dengan harga 80 juta poundsterling menurut situs transfermarkt.

Begitu pula dengan pemain akademi Liverpool yang kini melejit menjadi salah satu bintang, Trent Alexander-Arnold. Jika merujuk pada Transfermarkt, maka nilai jualnya bisa lebih dari 100 juta poundsterling.

Klopp Lipat Gandakan Harga Jual Pemain Liverpool

Atas fakta tersebut, mantan pemain Liverpool Jamie Caragher menilai Klopp mampu mengorbitkan pemain.

"Liverpool tidak membeli pemain bintang, mereka membuat pemain bintang. Klopp tidak mendapat banyak pujian untuk hal itu," ucap Carragher. (nva/jun)