Jones merupakan salah satu petarung MMA berbakat yang pernah ada. Ia pertama kali meraih gelar juara di kelas tersebut pada 2011.
Lihat juga:Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Kendati demikian, sosok Jones tak lepas dari kontroversi. Ia pernah tiga kali kehilangan gelar juara karena sanksi, yakni masalah tabrak lari dan dua kali kasus doping.
UFC untuk kali pertama mencopot gelar Jones pada 2015. Petarung berjuluk Bones itu ditangkap polisi dengan dalih kejahatan tabrak lari.
Tidak kapok dengan masalah pertama di tahun sebelumnya, Jones kembali berulah di tahun 2016. Di tahun itu Jones menjadi juara interim kelas berat ringan usai mengalahkan Ovince Saint Preux, April 2016. Tapi jelang melawan Daniel Cormier pada Juni 2016, Jones positif doping yang membuat sabuk juara sementaranya hilang.
3. Doping di 2017
Jones benar-benar menjadi petarung yang penuh kontroversi. Di tahun 2017 saat melawan Daniel Cormier, Jones menang TKO. Tetapi hasil tes menyebut Jones positif doping, gelar juara diberikan kepada Cormier.
Lihat juga:Jon Jones, Anak Pendeta Jawara UFC |
Kini, Jones akan menghadapi Dominick Reyes pada UFC 247 di Houston, Texas, Sabtu (8/2) waktu setempat. (jun/sry)
