Karier Osvaldo Valdo dimulai lewat pertandingan antarkampung (tarkam) di Jayapura. Kemudian talentanya dilirik pelatih Persipura U-21 kala itu, Claudio Barcelos de Jesus, untuk bergabung pada 2015. Sayang, kompetisi tengah vakum karena sanksi FIFA.
Lihat juga:Rossi Bakal Gunakan Gaya Baru di MotoGP 2020 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Liga 1 2017, Osvaldo mencetak 11 gol bersama Persipura. Setahun kemudian ia memutuskan untuk berpetualang ke Persebaya Surabaya.
Osvaldo Haay (kanan) dikontrak Persija selama satu tahun. (CNNIndonesia/Titi Fajriyah) |
Selain punya teknik individu mumpuni, Osvaldo dibekali mental petarung. Ia tak mudah menyerah saat menghadapi lawan lebih senior.
[Gambas:Video CNN]
Winger muda itu berhasil mengemas 16 gol dari 41 kali penampilan bersama Persevaya. Ia dipercaya mengisi line up Bajul Ijo di 32 pertandingan.
Karier manis di klub berlanjut di Timnas Indonesia. Setelah dipercaya masuk skuat Timnas Indonesia U-23 era Luis Milla, Osvaldo rutin membela skuat Garuda di berbagai ajang.
Osvaldo juga mampu menjawab kepercayaan ketika diturunkan sebagai ujung tombak di SEA Games 2019 pimpinan Indra Sjafri. Ia sukses menyabet sepatu emas dengan torehan delapan gol di ajang tersebut.
Osvaldo unggul tiga gol dari Eri Irianto (SEA Games 1995), Kurniawan Dwi Yulianto (1997) dan Patrich Wanggai (2011) yang menjadi top skor Indonesia di SEA Games dengan masing-masing lima gol.
Lihat juga:Jon Jones Lebih Unggul dari Khabib di UFC |
Namun, ia mengaku masih ingin berkarier di Indonesia dalam waktu dekat. Setidaknya sebelum ia mencicipi kompetisi Eropa maupun Asia yang levelnya jauh di atas Indonesia. (ttf/jun)
Osvaldo Haay (kanan) dikontrak Persija selama satu tahun. (CNNIndonesia/Titi Fajriyah)