Hukuman Man City Bisa Merambat ke Liga Inggris

CNN Indonesia | Sabtu, 15/02/2020 14:41 WIB
Hukuman Man City Bisa Merambat ke Liga Inggris Sanksi Man City oleh UEFA bisa merambat ke Liga Inggris. (AP Photo/Rui Vieira)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sanksi Manchester City oleh Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bisa merambat ke Liga Inggris.

The Citizens juga terancam sanksi dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) lantaran pelanggaran berat terkait regulasi Financial Fair Play (FFP) dari UEFA.

Media Inggris The Independent mengklaim Man City juga terancam sanksi pengurangan poin di Liga Inggris.


Sebelumnya, UEFA menetapkan sanksi bagi Man City berupa larangan tampil di Liga Champions selama dua musim ke depan. Skuat arahan Pep Guardiola juga dikenakan denda sebesar 30 juta euro atau setara Rp445 miliar.

Hukuman Man City Bisa Merambat ke Liga InggrisManchester City terancam sanksi pengurangan poin di Liga Inggris. (AP Photo/Dave Thompson)
Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA (CFCB) menyatakan The Citizens melakukan pelanggaran berat terkait regulasi FFP berupa pemalsuan dokumen. Man City terbukti menggelembungkan angka pendapatan dari pihak sponsor demi mengakali regulasi FFP terkait neraca keuangan klub.

"Setelah mempertimbangkan semua bukti, ditemukan bahwa Manchester City Football Club melakukan pelanggaran serius terhadap perizinan klub UEFA dan pelanggaran atas pendapatan sponsor yang dikirimkan ke UEFA antara 2012-2016," tulis UEFA dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Associated Press.

Dengan sanksi tersebut, klub peringkat kelima klasemen Liga Inggris otomatis ke Liga Champions apabila Man City finis di posisi empat besar Liga Inggris musim ini.

Hukuman Man City Bisa Merambat ke Liga Inggris
Man City sendiri langsung merespons keputusan UEFA tersebut. Mereka menilai sanksi itu cacat hukum.

"Manchester City kecewa, tapi tidak terkejut dengan pengumuman hari ini dari Pengadilan UEFA. Klub selalu mengantisipasi kebutuhan untuk mencari badan independen dan proses untuk mempertimbangkan secara imparsial bukti-bukti yang mendukung posisi klub," tulis klub dalam pernyataannya.

Man City menuduh ada kejanggalan dalam proses penyelidikan. Mengingat proses penyelidkan bocor ke publik pihak klub sempat mengadukan kepada Komite Disiplin UEFA usai mengantongi lampu hijau dari CAS. (bac)