Permintaan itu masuk dalam umpan balik yang disampaikan kepada operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) terkait draf jadwal yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa keinginan Laskar Rencong terkait pengaturan jadwal dua kali kandang dan dua kali tandang juga turut diakomodir LIB meskipun hanya di beberapa pertandingan. Permintaan itu berlandaskan keterbatasan yang dimiliki Persiraja.
Rahmat Jailani bersyukur beberapa permintaan Persiraja diakomodir PT LIB. (Dok. Istimewa) |
[Gambas:Video CNN]
"Kalau ditanyakan puas atau tidak, kami sebagai tim baru yang masih meraba bagaimana Liga 1 ini masih belum [puas]. Karena pertimbangan kami soal keuangan saja," tutur Rahmat.
Salah satu cara yang tengah dilakukan sebagai jalan keluar Persiraja dalam masalah keuangan yakni bernegosiasi dengan salah satu maskapai penerbangan swasta untuk menjadi salah satu sponsor. Saat ini prosesnya masih 90 persen untuk mencapai kesepakatan.
Guna menghemat pengeluaran dalam laga tandang, Persiraja juga akan menggunakan jalur penerbangan lewat Kuala Lumpur, Malaysia, seperti yang pernah dilakukan di Liga 2 musim lalu.
"Perhitungannya, kalau dari Kuala Lumpur sekali tandang kami bisa menghemat per orang Rp500 ribu sekali berangkat. Katakanlah kami sekali berangkat 25 orang, jadi setidaknya kami bisa hemat Rp12,5 juta kalau lewat Kuala Lumpur," ujar Rahmat yang berharap bisa menggunakan Stadion Harapan Bangsa di Liga 1 2020. (ttf/nva)
Rahmat Jailani bersyukur beberapa permintaan Persiraja diakomodir PT LIB. (Dok. Istimewa)