Diminta Isolasi Diri, Bintang Chelsea Justru Main Bola

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 13:33 WIB
Gelandang Chelsea, Mason Mount, terancam hukuman melanggarn perintah klub yang memintanya mengisolasi diri terkait virus corona. Mason Mount tetap bermain bola meski diminta Chelsea untuk mengisolasi diri. (Steven Paston/PA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Chelsea, Mason Mount, tidak mentaati anjuran klub yang meminta para pemain dan staf mengisolasi diri di tengah pandemi corona. Mount malah bermain bola di ruang terbuka.

Dilansir Daily Mail, pemain berusia 21 itu bermain bola lima lawan lima bersama pemain West Ham United, Declan Rice. Padahal, pihak klub sudah meminta seluruh pemain The Blues tinggal di rumah sesuai dengan aturan kesehatan dari pemerintah.


Anjuran ini diberikan pihak klub untuk pemain maupun staf setelah tempat latihan ditutup untuk sementara. Hal ini dilakukan usai Callum Hudson-Odoi jadi pemain pertama Premier League yang diketahui positif corona, pekan lalu.


Mount dan Rice mengacu foto Daily Mirror bermain bola di lapangan 5G ProTurf di Trent Park Football, Barnett, Minggu (15/3) waktu setempat.

Gelandang Chelsea Langgar Anjuran Klub Terkait CoronaDeclan Rice (belakang) main bola bersama Mason Mount. (John Walton/PA via AP)
"Saya membawa putra saya yang berusia 14 tahun ke sana untuk sesi latihan. Kami memperhatikan sebuah mobil yang tampak agak konyol dan bertanya-tanya siap yang ada di dalamnya," ujar seseorang seperti dikutip dari Daily Mirror.

Diminta Isolasi Diri, Bintang Chelsea Justru Main Bola

"Putra saya menyadari pengemudinya adalah Mason Mount. Mereka bermain bola lima lawan lima atau enam lawan enam. Declan Rice juga bermain."

Diminta Isolasi Diri, Bintang Chelsea Justru Main Bola
Juru bicara klub yang tidak disebutkan namanya mengatakan Chelsea telah mengingatkan Mount terkait tanggung jawab untuk mengisolasi diri seiring wabah virus corona yang semakin masif.


Dari data WHO, 1.144 kasus terkait virus corona terjadi di Inggris. Dari ribuan kasus itu 21 orang dinyatakan meninggal.

Liga Inggris sendiri telah mengalami penundaan akibat virus corona hingga 3 April. Keputusan untuk lanjut atau tidaknya kompetisi akan bergantung pada perkembangan kasus penyebaran virus corona tersebut.

[Gambas:Video CNN] (jal/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK