Australia Garansi Tempat Atlet yang Lolos Olimpiade 2020

CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 15:04 WIB
Australia Garansi Tempat Atlet yang Lolos Olimpiade 2020 Ilustrasi Olimpiade. (AP Photo/Eugene Hoshiko, File)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komite Olimpiade Australia (AOC) menggaransi tempat atlet yang lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, meski pesta olahraga tersebut ditunda hingga 2021 mendatang.

Olimpiade 2020 mengalami penundaan ke 2021 karena pandemi virus corona. Semula, pesta olahraga empat tahunan edisi ke-32 ini akan diselenggarakan pada 24 Juli hingga 9 Agustus.

Meski diundur, AOC tetap memberikan kepastian kepada atlet asal Negeri Kanguru itu yang sudah lolos kualifikasi bisa mengikuti Olimpiade 2020 pada 2021. AOC tidak memberlakukan kualifikasi ulang bagi atlet Australia yang sudah lolos Olimpiade 2020.


"Itulah pengertian kami saat ini. Atlet mungkin berubah pikiran antara sekarang dan 2021. Tapi mari kita hilangkan itu," ujar Ketua Eksekutif AOC Matt Carroll dikutip dari Strait Times, Rabu (25/3).

"Hari ini yang paling penting adalah, atlet memiliki kepastian bagi mereka yang terpilih, dan kepastian bagi mereka yang belum lolos," ucap Carroll menambahkan.

Carroll juga menjelaskan telah berbicara dengan ketua Institusi Olahraga Nasional Australia (AIS) dan kepala federasi olahraga guna memastikan atlet yang berkualitas dan berada dalam kondisi puncak untuk bersaing di 2021.

"Di situlah letak tantangan bagi struktur kinerja tinggi di AIS, dan olahraga kami untuk bekerja dengan para atlet guna memenuhi tantangan tersebut," kata Carroll.

[Gambas:Video CNN]
"Jika Anda berbicara tentang atlet yang terpilih atau yang akan datang, saya yakin semua atlet yang terpilih akan bekerja keras untuk berada di Olimpiade 2020 pada 2021. Itu sifat mereka, dan saya tidak ragu dengan itu," tutur Carroll melanjutkan.

Meski demikian, AOC meminta kepada FIFA dan IOC menyelesaikan masalah kualifikasi Olimpiade, mengingat sejumlah pemain yang awalnya memenuhi syarat bisa tidak tampil karena batasan usia (di bawah 23 tahun).

"Mudah-mudahan hanya sekali ini dalam sejarah terjadi penundaan Olimpiade. Saya pikir kami bekerja sama dengan baik, berhubungan baik, kami bisa mengatasi semua detail teknis, dan yakin semua orang yang seharusnya lolos tetap lolos," ucap Carroll. (sry/bac)