Liga Belarusia menjadi satu-satunya liga sepak bola di Eropa yang masih berlangsung di tengah pandemi virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga pemain yang sudah diketahui positif virus, ini membuat kami berpikir dan khawatir. Tetapi ini adalah sebuah pilihan, kami memiliki kontrak dan harus bermain dan mendengarkan apa yang mereka katakan kepada kami," sambungnya.
Di sisi lain Llullaku menilai fan sepak bola di Belarusia sudah menyadari bahaya virus corona sehingga mulai menjauhi keramaian.
"Fan kami sudah memiliki inisiatif menyatakan tidak datang ke stadion. Faktanya hanya ada sekitar 100 orang dalam pertandingan terakhir, biasanya lebih dari itu."
"Hal yang sama juga terjadi dengan klub lain, ini merupakan kabar baik bagi saya karena itu berarti orang-orang mulai memahami dan saya harap kami dapat segera berhenti," tutur Llullaku dikutip dari Sky Italia.
