Ronaldo jauh lebih dulu mengorbit sebagai bintang masa depan sepak bola dunia sebelum era Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, ataupun Ronaldinho. Petualangannya di Eropa dimulai bersama klub Belanda, PSV Eindhoven tahun 1994 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hattrick yang membuat penyerang Leverkusen dan pemain yang mengantarkan timnas Jerman juara Piala Dunia 1990, Rudi Voller, sampai terheran-heran melihat aksi Ronaldo.
Ronaldo tiga kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia sepanjang kariernya. (AFP PHOTO / RABIH MOGHRABI) |
Ronaldo hanya bermain dua tahun di PSV. Di usia 20, Ronaldo direkrut klub top Spanyol, Barcelona dengan rekor transfer US$19,5 juta. Di musim pertamanya, anak muda kelahiran Rio de Janeiro tampil begitu luar biasa.
Dari 49 pertandingan, Ronaldo mencetak 47 gol di semua kompetisi. Blaugrana pun diantar Ronaldo meraih tiga gelar yakni Piala Winners, Piala Raja, dan Piala Super Spanyol.
![]() |
Ronaldo langsung jadi pujaan di Italia dan bermain selama lima musim dengan seragam Inter. Il Fenomeno atau Sang Fenomena hanya memberikan satu gelar untuk Inter karena kariernya justru lebih akrab dengan cedera.
Cedera terjadi di musim ketiga bintang asal Brasil bersama Inter. Ronaldo mengalami cedera sobek tendon lutut kanan saat Inter menang atas Lecce 6-0 pada November 1999.
Cedera itu membuat Ronaldo harus naik ke meja operasi dan menjalani pemulihan selama lima bulan. Ronaldo baru kembali bermain di final Coppa Italia melawan Lazio pada 12 April 2000.
[Gambas:Video CNN]
Sialnya, Ronaldo hanya bermain selama enam menit. Cedera lututnya kambuh tanpa mengalami benturan dengan pemain lawan saat menggiring bola ke kotak penalti Lazio.
Akibat cedera keduanya tersebut, Ronaldo absen selama 521 hari hingga akhir musim 2001/2002. Rentang waktu dari 1999 sampai 2002 lebih banyak dihabiskan Ronaldo di ruang perawatan.
Banyak yang memperkirakan Ronaldo bakal habis setelah dua cedera parah yang membuatnya absen dalam waktu lama. Apalagi, setelah kembali bermain tahun 2002, gocekan-gocekan khas Ronaldo yang mengundang decak kagum jarang terlihat.
Cara bermain tersebut terbukti membuat karier pengoleksi tiga gelar pemain terbaik dunia itu cukup awet. Ronaldo masih bisa bermain hingga 2011 dengan membela Real Madrid, AC Milan, dan klub Brasil Corinthians.
Lihat juga:Hansamu Yama: Saya Minder Lihat Boaz |
Setelah 10 tahun melanglang buana di Eropa, Ronaldo kembali ke Brasil memperkuat Corinthians dari 2009 hingga gantung sepatu tahun 2011. Ronaldo pun mengakhiri karier dengan tiga gelar pemain terbaik dunia yang mungkin bisa lebih banyak diraihnya andai tak diganggu cedera parah. (jal)
Ronaldo tiga kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia sepanjang kariernya. (AFP PHOTO / RABIH MOGHRABI)
