Mike Tyson Tak Bisa Lepas dari Rasa Gugup Sebelum Naik Ring
CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2020 15:21 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Petinju legendaris Mike Tyson mengakui tak pernah bisa lepas dari rasa gugup meski kariernya bergelimang sabuk juara.
Tyson sudah merebut gelar juara dunia kelas berat sejak usia 20 tahun. Trevor Berbick jadi korban pertama Tyson dalam persaingan juara kelas berat.
Sejak saat itu pamor Si Leger Beton melesat hingga mengalami pasang-surut. Namun, Tyson mengakui selalu berjuang melepaskan rasa gugup sebelum menjalani pertarungan profesionalnya.
"Saya tidak pernah berpikir bisa menangani rasa gugup sebagai petinju. Saya tidak pernah bisa mengatasinya," kata Tyson dalam wawancara dengan aktor sekaligus komedian Amerika Kenan Thompson seperti dikutip Daily Mail.
"Anda akan selalu gugup seperti hal yang terjadi saat ini. Itu hanya bagian dari kehidupan. Perasaan itu adalah mekanisme pertahanan alami. Anda bangkit dan mengambil kesempatan atau membeku. Anda harus belajar menghadapi itu," ujarnya.
Selain bergelimang juara, kehidupan Tyson memiliki sederet kontroversi. Ia pernah dipenjara karena kasus pemerkosaan hingga lisensi tinju profesional dicabut karena menggigit Evander Holyfield pada 1997.
Setelah kejadian tersebut, Tyson masih naik ring 10 kali sebelum memutuskan pensiun pada 2005 dengan rekor 50 kemenangan dan enam kali kalah.
Saat ini, Tyson menjalani hidup lebih damai dengan memiliki sejumlah perusahaan dan aktif olahraga untuk menjaga keseimbangan hidup.
[Gambas:Video CNN] (jun/ptr)
Tyson sudah merebut gelar juara dunia kelas berat sejak usia 20 tahun. Trevor Berbick jadi korban pertama Tyson dalam persaingan juara kelas berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Tyson menjalani hidup lebih damai dengan memiliki sejumlah perusahaan dan aktif olahraga untuk menjaga keseimbangan hidup.
[Gambas:Video CNN] (jun/ptr)
