Dirut Bantah Tuduhan Nepotisme di LIB

CNN Indonesia | Jumat, 24/04/2020 17:00 WIB
Logo PT Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri membantah nepotisme di tubuh PT. LIB. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri membantah tuduhan nepotisme di dalam tubuh operator kompetisi sepak bola di Indonesia tersebut.

Beberapa hari terakhir ramai dibicarakan tentang status anak kandung Cucu yang masuk dalam struktur organisasi LIB. Cucu menegaskan anaknya yang bernama Pradana Aditya Wicaksana tidak bakal menjabat posisi General Manager di PT LIB.


"Saya pastikan anak saya tidak akan di LIB. Kemudian saya akan menghadap Ketua Umum PSSI untuk menjelaskan hal ini agar tidak terjadi kisruh," ucap Cucu dalam rilis resmi LIB yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (24/4).


Lewat penegasan tersebut, Cucu berharap bisa membuat semua pihak fokus dan kompak untuk membangun perkembangan sepak bola nasional. Ia juga memohon doa supaya sepak bola Indonesia semakin solid dan maju ke depannya.

[Gambas:Video CNN]

Lebih lanjut, Cucu menjelaskan bahwa struktur organisasi LIB yang tersebar adalah paket restruktur yang diajukan staf kepada dirinya.

"Di dalamnya ada nama dan posisi baru seperti GM. Itu belum resmi karena harus dirapatkan dahulu dengan semua direksi dan komisaris LIB," jelasnya.

Cucu mengakui sampai saat ini rapat khusus dengan semua perwakilan Direksi dan Komisaris LIB membahas struktur organisasi tersebut belum terlaksana. Salah satu penyebabnya adalah situasi Jakarta yang sedang dalam kondisi terbatas dalam melakukan aktivitas karena wabah virus corona.

"Perlu diketahui, dalam beberapa pekan terakhir semuanya disibukkan dengan adanya pandemi Corona yang memengaruhi semua lini. Termasuk sepak bola dengan beragam kompetisinya."

Dirut Bantah Tuduhan Nepotisme di LIB


"Kami ikut prihatin dan melaksanakan anjuran pemerintah untuk menerapkan work from home di kantor LIB. Hal itu membuat sampai saat ini SK yang sah terkait struktur organisasi LIB, belum ada," ujarnya. (TTF/ptr)