Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susi Susanti mengatakan banyaknya penundaan turnamen kemungkinan akan membuat semangat pebulutangkis nasional mengendur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun akibat ditundanya Olimpiade serta seluruh turnamen bulu tangkis lainnya, bukan tidak mungkin para atlet harus bertarung dengan mental dan suasana hati yang menurun. Bahkan, bisa saja juga kehilangan gairah bertanding.
[Gambas:Video CNN]
"Nah ini yang jadi PR, bagaimana menjaga semangat, mood, bukan cuma performa, tapi juga konsistensi dan kepercayaan dirinya mereka. Serta semangat mereka bahwa di Olimpiade nanti harus di puncak performa mereka yang teratas. Itu yang harus dibangun dari awal lagi," kata Susi menjelaskan.
Jeda kompetisi saat ini juga dinilai Susi sangat berpengaruh signifikan bukan hanya terhadap mental para atlet, tapi juga peta kekuatan yang bisa saja berubah di tahun depan.
Hingga saat ini, Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) belum memberikan kepastian soal kelanjutan turnamen yang ditunda. Kecuali Thomas & Uber Cup yang sudah dipastikan bakal digelar pada 3-11 Oktober di Arrhus, Denmark. (jun)
