Tenteng Senjata, Son Heung Min Pakai Nomor 136 saat Wamil

CNN Indonesia | Kamis, 07/05/2020 07:45 WIB
Tottenham Hotspur player Heung-min Son wearing a bulletproof helmet returns to a boot camp after finishing a rifle exercise at a Marine Corps firing range in Seogwipo on Jeju Island, South Korea, Wednesday, May 6, 2020. Son started last month a three-week period of military service in his native South Korea. He is fulfilling requirements of the military service exemption he earned by winning the gold medal for South Korea in the soccer tournament at the Asian Games in 2018. He would have been required by law to serve 21 months of service without the exemption. (Park Ji-ho/Yonhap via AP) Son Heung Min menjalani wajib militer. (AP/Park Ji-ho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang Tottenham Hotspur Son Heung Min terlihat menentang senjata dan memakai helm anti peluru dengan nomor 136 saat menjalani wajib militer (wamil) di Korea Selatan.

Dalam foto yang yang ditunjukkan AFP dan AP, Son berbaris rapih dengan seragam tentara, termasuk menggunakan helm anti peluru dengan nomor 136. Menariknya, nomor yang tertempel di seragam Son menunjukkan 139.

Wajah Son tidak terlihat dengan jelas karena menggunakan masker atau buff. AP melaporkan foto diambil setelah Son menyelesaikan latihan menembak di lapangan tembak Korps Marinir di Seogwipo, Pulau Jeju, Korea Selatan, Rabu (6/5).


Son memulai wamil selama tiga pekan pada pertengahan April 2020. Mantan pemain Bayer Leverkusen itu mendapat pengurangan masa wamil dari 21 bulan ke tiga pekan setelah berhasil membawa timnas Korea Selatan meraih medali emas Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia.

Son Heung Min menjalani wajib militer. (YONHAP / AFP)Son Heung Min menjalani wajib militer. (YONHAP / AFP)
Dikutip dari TalkSport, Son tetap harus menjalani kegiatan wamil secara benar-benar meski berstatus sebagai pesepakbola ternama dunia. Penyerang 27 tahun itu akan berlatih menghadapi gas air mata, melakukan pendakian, dan berlatih menembak.

Son semula dijadwalkan menjalani wamil di Korea Selatan pada Juni atau setelah Liga Inggris musim ini berakhir. Namun, penundaan kompetisi akibat pandemi virus corona membuat Son mengambil keputusan untuk memulai wamil lebih awal.

Keputusan Son terbilang tepat. Pasalnya, Premier League berpeluang kembali digelar pada pertengahan Juni saat Son sudah menyelesaikan wamil.

Son sendiri sudah dipastikan pulih dari cedera patah tangan yang didapatnya saat Tottenham melawan Aston Villa, Februari 2020.

[Gambas:Video CNN] (har/har)