5 Pemain Kunci Arsenal di 'Invincible Season'
CNN Indonesia
Jumat, 15 Mei 2020 20:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Arsenal merayakan 16 tahun keberhasilan mereka mencatat invincible season alias tak terkalahkan di Liga Inggris. Berikut lima pemain kunci Arsenal di musim tersebut.
15 Mei 2004 merupakan hari bersejarah bagi Arsenal. Saat itu mereka sukses mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1 sekaligus memastikan musim berakhir dengan catatan mereka sebagai juara tak terkalahkan.
Berikut lima pemain kunci Arsenal di musim tersebut:
1. Jens Lehmann
Pembelian Jens Lehmann merupakan salah satu keputusan penting Arsenal sebelum musim 2003/2004 berlangsung. Kehadiran Lehmann mampu menutup posisi penjaga gawang yang ditinggalkan sosok legendaris, David Seaman.
Kedatangan Lehmann bisa jadi merupakan satu-satunya perubahan besar yang dilakukan Arsenal sebelum musim berlangsung namun berdampak besar karena Arsenal hanya kebobolan 26 gol dalam satu musim, paling sedikit dibandingkan tim lain.
2. Sol Campbell
Sol Campbell mampu menjadi jenderal lini belakang Arsenal yang tangguh di musim itu. Ketegasan Campbell di lini belakang membuat dirinya jadi pemimpin yang bagus dalam komposisi lini belakang yang diisi oleh Lauren, Kolo Toure, dan Ashley Cole.
Keberhasilan Campbell menjadi benteng tangguh di lini belakang membuat namanya masuk dalam PFA Team of the Year di musim tersebut.
3. Patrick Vieira
Memiliki Patrick Vieira sebagai jangkar lini tengah adalah berkah besar bagi ArsenaL. Vieira punya kemampuan membaca serangan yang bagus, kokoh dalam duel, bertubuh besar, dan cukup rajin mencetak gol.
Vieira dipercaya menjadi kapten di musim sukses ini dan mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat mengesankan. Kehadian Vieira sebagai gelandang jangkar juga membuat gelandang Arsenal bisa leluasa menyerang.
4. Robert Pires
Robert Pires menjalankan salah satu musim terbaik dalam kariernya di Arsenal. Saat penampilan Dennis Bergkamp mulai menurun, Pires mampu mendampingi Thierry Henry sebagai mesin gol Arsenal.
Pires mencatat 14 gol di Liga Inggris dan jadi pemain tersubur kedua di Arsenal setelah Henry. Aksi Pires benar-benar membuat permainan Arsenal menjadi hidup.
Pires bisa bergerak bebas di sisi kiri, kemudian berpindah ke tengah untuk lalu menyeruak ke kotak penalti.
5. Thierry Henry
Thierry Henry jelas jadi tokoh utama di balik keberhasilan Arsenal mencatat invincible season. Henry jadi mesin gol utama Arsenal dengan torehan 30 gol.
Henry tampil konsisten dari awal hingga akhir musim 2003/2004. Keberhasilan Arsenal juara pun dilengkapi oleh sukses Henry jadi pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik musim itu. (ptr)
[Gambas:Video CNN]
15 Mei 2004 merupakan hari bersejarah bagi Arsenal. Saat itu mereka sukses mengalahkan Leicester City dengan skor 2-1 sekaligus memastikan musim berakhir dengan catatan mereka sebagai juara tak terkalahkan.
Berikut lima pemain kunci Arsenal di musim tersebut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembelian Jens Lehmann merupakan salah satu keputusan penting Arsenal sebelum musim 2003/2004 berlangsung. Kehadiran Lehmann mampu menutup posisi penjaga gawang yang ditinggalkan sosok legendaris, David Seaman.
Jens Lehmann berhasil jadi sosok tangguh yang mengawal gawang Arsenal. (AFP PHOTO / JOE KLAMAR) |
2. Sol Campbell
Sol Campbell mampu menjadi jenderal lini belakang Arsenal yang tangguh di musim itu. Ketegasan Campbell di lini belakang membuat dirinya jadi pemimpin yang bagus dalam komposisi lini belakang yang diisi oleh Lauren, Kolo Toure, dan Ashley Cole.
Keberhasilan Campbell menjadi benteng tangguh di lini belakang membuat namanya masuk dalam PFA Team of the Year di musim tersebut.
3. Patrick Vieira
Memiliki Patrick Vieira sebagai jangkar lini tengah adalah berkah besar bagi ArsenaL. Vieira punya kemampuan membaca serangan yang bagus, kokoh dalam duel, bertubuh besar, dan cukup rajin mencetak gol.
Vieira dipercaya menjadi kapten di musim sukses ini dan mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat mengesankan. Kehadian Vieira sebagai gelandang jangkar juga membuat gelandang Arsenal bisa leluasa menyerang.
4. Robert Pires
Robert Pires menjalankan salah satu musim terbaik dalam kariernya di Arsenal. Saat penampilan Dennis Bergkamp mulai menurun, Pires mampu mendampingi Thierry Henry sebagai mesin gol Arsenal.
Pires mencatat 14 gol di Liga Inggris dan jadi pemain tersubur kedua di Arsenal setelah Henry. Aksi Pires benar-benar membuat permainan Arsenal menjadi hidup.
Pires bisa bergerak bebas di sisi kiri, kemudian berpindah ke tengah untuk lalu menyeruak ke kotak penalti.
Robert Pires dan Thierry Henry jadi mesin gol Arsenal di musim 2003/2004. (AFP PHOTO / ODD ANDERSEN) |
5. Thierry Henry
Thierry Henry jelas jadi tokoh utama di balik keberhasilan Arsenal mencatat invincible season. Henry jadi mesin gol utama Arsenal dengan torehan 30 gol.
Henry tampil konsisten dari awal hingga akhir musim 2003/2004. Keberhasilan Arsenal juara pun dilengkapi oleh sukses Henry jadi pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik musim itu. (ptr)
[Gambas:Video CNN]
Jens Lehmann berhasil jadi sosok tangguh yang mengawal gawang Arsenal. (AFP PHOTO / JOE KLAMAR)
Robert Pires dan Thierry Henry jadi mesin gol Arsenal di musim 2003/2004. (AFP PHOTO / ODD ANDERSEN)