Pola Latihan Khabib Saat Puasa: Tolak Memukul

CNN Indonesia | Rabu, 20/05/2020 13:00 WIB
LAS VEGAS, NV - OCTOBER 03: UFC lightweight champion Khabib Nurmagomedov stretches during an open workout for UFC 229 at Park Theater at Park MGM on October 03, 2018 in Las Vegas, Nevada. Nurmagomedov will defend his title against Conor McGregor at UFC 229 on October 6 at T-Mobile Arena in Las Vegas.   Ethan Miller/Getty Images/AFP Khabib Nurmagomedov. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov memiliki pola latihan khusus saat bulan Ramadan. Salah satunya Khabib menolak memukul rekan latih tanding selama menjalani ibadah puasa.

Khabib benar-benar menggunakan bulan Ramadan untuk beribadah. Untuk itu petarung asal Rusia itu selalu menolak menjalani pertarungan di UFC usai bulan Ramadan. Khabib selalu meminta UFC jadwal pertarungan tiga bulan usai bulan Ramadan.

Dikutip dari South China Morning Post, Khabib tidak 100 persen dalam menjalani latihan saat berpuasa. Petarung 31 tahun itu mengaku lebih fokus beribadah saat bulan Ramadan.


"Ini gila, [latihan saat] puasa tidak mudah. 17 jam, tidak minum, makan, tidak melakukan apapun. Seperti kita memangkas berat badan," ujar Khabib.

"Saya selalu bilang ke UFC, tolong gelar pertarungan sebelum Ramadan. Saat Ramadan latihan saya sedikit lepas, tapi saya masih latihan. Ramadan adalah waktunya beribadah, saya menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang tua. Saya pergi ke masjid dan berdoa, pagi dan malam puasa, tentu saya juga latihan," ucap Khabib.

Khabib hanya melakukan latihan dasar saat bulan Ramadan. Selain itu The Eagle sebisa mungkin tidak melakukan latih tanding karena tidak ingin memukul lawan.

[Gambas:Video CNN]
"Saya berlatih dua kali sehari. Sebelum buka puasa dan sebelum sahur. Kami berusaha latihan dengan hati-hati, karena kami tidak makan dan minum dari fajar hingga senja," ujar Khabib.

"Tubuh sangat dehidrasi di akhir hari, jadi kami berlatih dengan hati-hati. Pada dasarnya kami melakukan grappling, peregangan, dan sejumlah latihan angkat beban. Kami tidak melakukan latih tanding. Kami tidak ingin saling memukul wajah di bulan Ramadan," ucap Khabib.

Khabib juga memastikan tidak memiliki ahli nutrisi selama bulan Ramadan. Petarung yang memiliki rekor sempurna dari 28 pertarungan tersebut mengaku tidak memerlukan ahli nutrisi.

"Tidak ada spesialis nutrisi. Saya hanya tidak makan seharian, dan pada malam hari berusaha tidak makan terlalu banyak. Selebihnya tidak ada masalah," ujar Khabib. (har/sry)