Liga Champions Belum Jelas, Man City Sudah Waswas Jamu Madrid

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 05:43 WIB
Real Madrid's Uruguayan midfielder Federico Valverde (L) challenges (From 2ndL) Manchester City's French defender Benjamin Mendy, Manchester City's Spanish midfielder Rodri and Manchester City's German midfielder Ilkay Gundogan during the UEFA Champions League round of 16 first-leg football match between Real Madrid CF and Manchester City at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on February 26, 2020. (Photo by OSCAR DEL POZO / AFP) Real Madrid bertemu Manchester City pada leg pertama 16 besar Liga Champions. (AFP/OSCAR DEL POZO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Belum ada kepastian mengenai kelanjutan Liga Champions musim ini, namun pemain Manchester City Bernardo Silva sudah waswas mengantisipasi kedatangan Real Madrid.

Man City mengantongi kemenangan 2-1 atas Madrid dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Alih-alih percaya diri, Silva justru mewaspadai kebangkitan Los Blancos ketika tampil di Stadion Etihad pada leg kedua.


"Segalanya masih dapat terjadi. Ketika Anda menghadapi tim seperti Madrid tidak ada yang pasti. Kami lihat banyak pertandingan dalam beberapa tahun terakhir yang hasilnya mengejutkan."


"Lihat Barca tahun lalu, mengalahkan Liverpool 3-0 dan kemudian kalah 0-4. Anda tidak pernah tahu. [Kemenangan pada leg pertama] itu adalah hasil yang bagus dan kami berada pada posisi yang baik unutk menuju perempat final," sebut Silva dikutip dari AS

GIF Banner Promo Testimoni

Gelandang asal Portugal itu yakin Man City bisa melangkah ke fase selanjutnya dengan syarat bermain bagus dan fokus menghadapi anak asuh Zinedine Zidane.

Selain faktor skuat, Silva juga menganggap Madrid masih sebagai salah satu kesebelasan dengan tradisi cemerlang dalam ajang perebutan trofi Si Kuping Lebar tersebut.

"Anda tidak dapat mengabaikan tim mana pun, apalagi Madrid yang memiliki 13 gelar Piala Eropa [Liga Champions]/ Tidak ada yang bisa menyamai pengalaman pemain-pemain Madrid dalam kompetisi ini, jadi kami tidak bisa berpikir telah mengalahkan mereka," kata pemain yang sedang menjalani musim ketiga bersama The Citizens.


Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) belum mengumumkan jadwal pasti penyelenggaraan Liga Champions musim ini yang terhenti lantaran pandemi virus corona. Hanya saja Presiden UEFA, Aleksander Ceferin optimistis bisa mengakhiri Liga Champions musim ini pada Agustus 2020.

Komite Eksekutif UEFA direncanakan menggelar rapat pada 17 Juni untuk memastikan pertandingan Liga Champions kembali dimainkan pada 8 Agustus seperti rencana yang telah dibuat.

[Gambas:Video CNN]


(nva/nva)