Doohan: Rossi Tetap Dapat Motor Hebat Meski di Tim Satelit

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 17:30 WIB
Monster Energy Yamaha's Italian rider Valentino Rossi steers through a corner during the second day of the pre-season MotoGP winter test at the Sepang International Circuit in Sepang on February 8, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) Mick Doohan yakin Valentino Rossi tetap bakal mendapatkan dukungan maksimal meski menunggangi tim satelit. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda MotoGP, Mick Doohan menganggap Valentino Rossi tetap akan mendapatkan motor terbaik meski membela tim satelit.

Rossi bakal memperkuat tim satelit bila ia memutuskan untuk melanjutkan karier di ajang MotoGP. Pasalnya, kursi di Yamaha sudah diisi oleh Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

Doohan menganggap hal tersebut tidak terlalu berpengaruh besar pada Rossi yang bakal tetap mendapatkan pelayanan kelas satu.


"Mereka akan memberikan Rossi materi terbaik, bahkan bila ia memperkuat tim satelit. Selain itu tidak ada sosok yang lebih baik dibandingkan dirinya dalam pengembangan motor, jadi dia adalah sosok yang sempurna."

[Gambas:Video CNN]
"Rossi masih kompetitif dan saya selalu kagum pada dedikasi Rossi karena dia masih mampu meraih finis podium meski start dari posisi kedelapan," ujar Doohan seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Doohan mengaku ia sempat tertarik menjadikan Rossi sebagai rekan setimnya saat aktif membalap. Namun hal tersebut tidak terwujud karena Doohan akhirnya pensiun saat Rossi memutuskan naik kelas ke 500cc.

"Saya ingin Rossi jadi partner saya. Hal itu saya yakini tidak akan menjadi masalah karena kami punya sponsor masing-masing."

"Rossi sudah tampil cepat sejak awal jadi itulah alasan saya menginginkan dirinya. Hal itu akan jadi tantangan yang sulit. Saya rasa saya akan membuatnya mendapat banyak masalah, begitu juga sebaliknya," kata Doohan.
GIF Banner Promo Testimoni

Doohan sendiri pensiun setelah mengalami cedera berat dalam persiapan MotoGP Spanyol 1999.

Rossi mulai naik kelas ke 500 cc pada 2000 dan akhirnya jadi juara dunia pada musim 2001. (ptr/jun)

[Gambas:Video CNN]