Sarri Khawatir Juventus Kalah Lawan AC Milan

x, CNN Indonesia | Selasa, 07/07/2020 12:54 WIB
Juventus' Cristiano Ronaldo gets in a shot during an Italian Cup second leg soccer match between Juventus and AC Milan at the Allianz stadium, in Turin, Italy, Friday, June 12, 2020. The match was being played without spectators because of the coronavirus lockdown. (AP Photo/Luca Bruno) Sarri dan Juventus sudah tiga kali bertemu AC Milan musim ini.(AP/Luca Bruno)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, memberi perhatian khusus kepada AC Milan yang sedang menanjak dan selalu membuat Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan kesulitan.

Setelah Liga Italia kembali berlanjut pada Juni lalu, Milan menjadi salah satu tim yang tidak terkalahkan. Anak asuh Stefano Pioli meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

AS Roma yang menempati peringkat lima besar dikalahkan 2-0 dan Lazio yang menjadi runner up di klasemen Liga Italia dihancurkan 3-0.


"Milan adalah tim yang selalu membuat kami dalam kesulitan. Mereka dalam level terbaik, seperti yang terlihat ketika dalam pertandingan AS Roma dan Lazio. Itu adalah pertandingan yang rumit," kata Sarri.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Kewaspadaan juru latih yang musim lalu menangani Chelsea tersebut cukup beralasan. Sarri dan Juventus musim ini sudah tiga kali bertemu dengan hasil sekali menang serta dua kali imbang.

Sebenarnya Sarri memiliki catatan cukup baik ketika menghadapi Rossoneri. Sarri hanya kalah sekali dan menang enam kali dari 13 pertemuan dengan Milan, namun mayoritas kemenangan diraih dengan skor tipis.

Partai melawan Milan cukup menentukan bagi Juventus yang sedang berupaya mempertahankan gelar. Terlebih skuad Si Nyonya Tua akan menghadapi lawan-lawan berat pada sisa laga Liga Italia musim ini.

Setelah melawan Milan, Juventus akan menghadapi penghuni lima besar yakni Atalanta, Lazio, dan AS Roma.

"Saat ini gampang membuat kesalahan, aspek mental begitu menentukan. Saya selalu mengatakan kepada para pemain, ini akan menjadi bulan yang sangat sulit tetapi bukan tidak mungkin. Kami melihat pertandingan besok, kami tidak melihat yang selanjutnya," tutur mantan pelatih Napoli itu dikutip dari Sky Italia.

[Gambas:Video CNN]



(nva/ptr)