Injak Wajah Bek Arsenal, Vardy Luput dari Sanksi FA

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 19:34 WIB
Leicester's Jamie Vardy takes a shot at goal during the English Premier League soccer match between Arsenal and Leicester at Emirates Stadium in London, England, Tuesday, July 7, 2020. (AP Photo/Michael Regan,Pool) Jamie Vardy kemungkinan lolos dari sanksi FA. (AP/Michael Regan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Striker Leicester City Jamie Vardy kemungkinan luput sanksi FA meski tertangkap kamera menginjak wajah bek Arsenal Shkodran Mustafi pada lanjutan Liga Inggris, Rabu (8/7) dini hari.

Pada laga tersebut, Arsenal lebih dulu unggul di pertengahan babak pertama lewat gol Pierre-Emerick Aubameyang sebelum Vardy menyamakan skor di menit ke-84.

Sebelum mencetak gol, Vardy lebih dulu terlibat insiden dengan Mustafi. Striker internasional Inggris itu kedapatan menendang wajah Mustafi dalam situasi berduel.


Pelatih Arsenal Mikel Arteta menilai Vardy semestinya diganjar kartu merah atas aksi brutalnya kepada Mustafi. Itu artinya striker 33 tahun itu seharusnya tidak bisa mencetak gol penyeimbang jika wasit memberikan sanksi tegas.

Arteta menyebut wasit seharusnya melakukan kroscek lewat VAR seperti yang dilakukan kepada pemain pengganti Arsenal Eddie Nketiah yang diusir keluar lapangan.

GIF Banner Promo Testimoni

Nketiah diganjar kartu merah setelah wasit menyaksikan tayang ulang VAR dan pemain The Gunners tersebut melakukan pelanggaran keras kepada James Justin.

"Jika Eddie menerima kartu merah seharusnya yang lain juga mendapat ganjaran yang sama," kata Arteta.

Kendati demikian, Daily Mail meyakini Vardy bakal luput dari sanksi FA. Dengan demikian Vardy akan bermain memperkuat The Foxes saat menghadapi Bournemouth di akhir pekan.

Vardy saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan catatan 22 gol atau unggul dua gol dari Aubameyang yang berada di urutan kedua.

Pelatih Leicester Brendan Rodgers tak mau menanggapi protes dari kubu Arsenal. "Jujur saya belum melihatnya [insiden Vardy] dan saya bahkan tidak berpikir untuk melihatnya setelah itu," ujarnya.

(jun/jal)

[Gambas:Video CNN]