Waketum PSSI Iwan Budianto Jadi Wakil Ketua INAFOC

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 11:29 WIB
Foto udara Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/10/2019). Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu dari 10 stadion yang diajukan  PSSI kepada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz Stadion Si Jalak Harupat jadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto resmi menjadi Wakil Ketua INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee). Hal itu diungkapkan Menpora yang juga Ketua INAFOC, Zainuddin Amali, Jumat (10/7).

"Yang akan tiap hari di sini adalah Pak Iwan Budianto sekaligus akan menjadi Wakil Ketua Penyelenggara. Yang lain [struktur kepanitiaan] belum bisa saya umumkan, baru beliau saja karena untuk struktur kepanitiaan, kami masih menunggu dari FIFA," kata Menpora.

FIFA sebagai pemilik properti Piala Dunia U-20 2021, lanjut Menpora, saat ini sedang menyusun struktur kepanitian yang disesuaikan dengan kebutuhan sebelum dipublikasikan secara utuh kepqda publik. INAFOC sebagai penyelenggara akan mengikuti panduan yang diberikan FIFA.


Sementara itu, Iwan Budianto mengatakan PSSI terus berkomunikasi dengan FIFA. Termasuk yang dilakukan tim kesekretariatan untuk membuatkan bagan organisasi sesuai unit-unit sesuai tugas dan fungsinya.

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto diangkat menjadi Wakil Ketua INAFOC (Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 2021).Menpora Zainuddin Amali berbincang dengan Iwan Budianto. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

Seperti misalnya, kaitannya dengan Kementerian Keuangan, urusan bea cukai, barang-barang masuk, pajak dan lain sebagainya. Kemudian yang keterkaitan dengan Kementerian Hukum dan HAM yang nantinya masuk di unit struktur organisasi INAFOC.

"Nanti akan kami sampaikan ke Menpora dan nanti akan diisi berdasarkan keterkaitan unitnya. Insya Allah bulan ini rampung [struktur kepanitiaan INAFOC]," ucap Iwan Budianto.

Saat ini, Iwab Budianto mengatakan banyak hal yang harus dijalankan seperti revitalisasi venue utama maupun venue pendukung. Rencananya, pekan depan Iwan menyebut bakal mulai meninjau enam lokasi yang bakal menjadi venue Piala Dunia U-20 2021.

Jika tak ada aral melintang, Iwan berharap mulai 1 Agustus mendatang proses pengadaan kebutuhan enam stadion sudah dimulai. Sedangkan pekerjaan fisik baru akan dimulai 1-2 pekan kemudian.

"Melalui Pak Sesmenpora atas saran Pak Menpora kami sudah meeting beberapa kali dengan beberapa kementerian. Terakhir dengan PUPR, kami deadline Februari semuanya selesai, Insya Allah," sebutnya.

INAFOC Berkantor di GBK Arena

Sementara itu, GBK Arena secara resmi dipastikan bakal menjadi kantor sekretariat INAFOC. GBK Arena sebelumnya pernah digunakan sebagai kantor INAPGOC (Indonesia Asian Para Games Organising Committee) di 2018 lalu.

Semua aktivitas terkait persiapan Piala Dunia U-20 2021 akan dilakukan di gedung yang berada di kawasan Senayan, Jakarta. Semua unsur di kepanitiaan akan berkantor di GBK Arena mulai Kemenpora, PSSI, kementerian dan lembaga lainnya serta berbagai pihak yang masuk di dalam kepanitiaan, termasuk media center.

"Sebagaimana tempat ini kita renovasi untuk Asian Games 2018, kali ini eventnya adalah tidak hanya tingkat Asia tetapi tingkat dunia, ini sesuatu yang luar biasa, prestasi dari rekan-rekan di Kemenpora dan khususnya di PSSI," ucap Direktur Utama PPK (Pusat Pengelola Kawasan) Gelora Bung Karno, Senayan.

(TTF/ptr)

[Gambas:Video CNN]