ANALISIS LIGA CHAMPIONS

Gagap Kejutan Lyon, Man City Bisa Terhenti

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Sabtu, 15/08/2020 13:59 WIB
Olympique Lyon masih menyimpan kejutan yang bisa membuat Man City terhenti di Liga Champions. Lyon masih bisa membuat kejutan seperti saat mereka menyingkirkan Juventus. (AP/Antonio Calanni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester City di atas kertas jauh diunggulkan dibandingkan Olympique Lyon. Namun, Lyon bisa bikin Man City terhenti di Liga Champions jika gagap dengan kejutan Lyon.

Laga Man City vs Lyon pada babak perempat final Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Minggu (16/8) dini hari WIB, bakal memperebutkan jatah tiket terakhir semifinal.

Secara materi, skuad The Citizens tentu tak bisa disamakan dengan Lyon. Terlebih Lyon tampil kurang greget di Ligue 1 2019/2020.


Tim arahan Rudi Garcia hanya mampu finis di peringkat ketujuh klasemen Ligue 1 2019/2020. Posisi itu membuat mereka gagal mempertahankan kans ke kompetisi level Eropa.

Lyon's players listen to Lyon's French head coach Rudi Garcia (C) during a training session at the Juventus stadium in Turin on August 6, 2020 on the eve of the UEFA Champions League football match Juventus vs Olympique Lyonnais, played behind closed doors due to the spread of the COVID-19 infection, caused by the novel coronavirus. (Photo by Miguel MEDINA / AFP)Foto ilustrasi. Skuad Lyon saat melakukan sesi latihan. (AFP/MIGUEL MEDINA)

Situasi itu melecut motivasi Lyon untuk tampil habis-habisan demi tiket semifinal Liga Champions.

Semangat para pemain Les Gones tersebut pun salah satu potensi kejutan yang harus diwaspadai tim arahan Pep Guardiola.

Jika Man City tak mewaspadai semangat Les Gones mereka bisa bernasib sama dengan Juventus.

Sebelumnya, Lyon secara mengejutkan mampu menyingkirkan Si Nyonya Tua di perempat final Liga Champions.

Kekalahan Juventus 0-1 dari Lyon di leg pertama jadi batu sandungan mereka. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan sendiri menang 2-1 pada leg kedua di Stadion Juventus.

Namun, mereka tetap gagal melaju ke semifinal karena kalah agresivitas gol tandang.

Manchester City's Kevin De Bruyne is congratulated by teammates after scoring his team's first goal during the English Premier League soccer match between Manchester City and Liverpool at Etihad Stadium in Manchester, England, Thursday, July 2, 2020. (AP Photo/Dave Thompson,Pool)Manchester City tak jangan sampai terjebak perangkap Olympique Lyon. (AP/Dave Thompson)

Laga dua leg Juventus vs Lyon tersebut juga jadi alarm bagi The Citizens. Salah satu yang harus diwaspadai adalah potensi Lyon dalam menciptakan gol cepat seperti pada leg kedua lawan Juventus.

Saat itu Juventus sempat tertinggal 0-1 dari Lyon pada menit ke-12 melalui gol Memphis Depay dari eksekusi penalti.

Juventus membalikkan keunggulan menjadi 2-1 berkat dua gol Cristiano Ronaldo lewat titik putih pada menit ke-43 dan dari assist Federico Bernardeschi (60). Meski unggul, gol cepat Lyon tampaknya mengusik mental para pemain tim besutan Maurizio Sarri sehingga tersingkir.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Lyon sebenarnya tak istimewa dalam melakukan permainan menyerang. Mereka juga bukan tipikal tim yang harus mendominasi penguasaan bola seperti Man City.

Namun, Lyon yang biasa memasang tiga bek tengah di belakang kerap membuat jebakan mematikan bagi tim yang fanatik dengan penguasaan bola.

[Gambas:Video CNN]

Serangan balik cepat mereka di sektor sayap juga amat mematikan. Dua pemain sayap mereka, Maxwel Cornet dan Leo Dubois kerap merepotkan pertahanan lawan.

Lyon juga pernah menjadi momok bagi The Citizens pada fase grup Liga Champions 2018/2019. Guardiola tak bisa mengalahkan tim tersebut dalam dua kali pertemuan di Grup F.

Les Gones secara mengejutkan mampu mengalahkan tuan rumah Man City 2-1 pada leg pertama. Berikutnya pada leg kedua, Man City hanya mampu bermain imbang 2-2.

Laga perempat final yang bakal berlangsung satu leg ini pun bisa menambah beban tersendiri bagi Man City.

Pasalnya, tim besar bisa saja terjungkal dari semifinal dalam laga satu leg itu. Buktinya Atletico Madrid, mereka tersingkir dari RB Leipzig setelah kalah 1-2 pada laga perempat final Liga Champions.

Man City tentu tak boleh lengah dan sudah harus mengantisipasi segala macam potensi kejutan Lyon.

(har)