Koeman Diklaim Tidak Disukai Skuad Barcelona

CNN Indonesia | Jumat, 04/09/2020 06:40 WIB
Pelatih Ronald Koeman diklaim tidak disukai sebagian pemain Barcelona. Para pemain itu lebih menginginkan Xavi Hernandez. Ronald Koeman disebut tidak disukai skuad Barcelona. (Gabriel BOUYS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Ronald Koeman diklaim tidak disukai sebagian pemain Barcelona. Para pemain itu lebih menginginkan Xavi Hernandez.

Isu keinginan Lionel Messi pergi dari Barcelona memunculkan kekacauan di skuad tersebut. Rumor tersebut membuat masalah lain kian berkembang.

Ronald Koeman diprediksi bisa menjadi masalah baru bagi Blaugrana. Pelatih asal Belanda itu dianggap tidak mendapat dukungan dari sebagian skuad Barcelona.


Pemain-pemain Barcelona itu sangat berharap Xavi Hernandez yang kini melatih klub Qatar, Al Sadd, bisa menangani klub asal Catalunya tersebut, dikutip dari Don Balon.

Akan tetapi, Xavi diklaim memiliki hubungan buruk dengan Barcelona. Dewan Barcelona yang saat ini dipimpin Presiden Josep Maria Bartomeu dibuat frustrasi dengan dua penolakan dari Xavi.

[Gambas:Video CNN]

Karena itu pilihan pelatih baru Barcelona setelah memecat Quique Setien jatuh kepada Ronald Koeman.

Persoalan lain yang bisa memperpanjang polemik di internal Barcelona adalah, perilaku Koeman kepada striker Luis Suarez. Menurut laporan tersebut, Koeman mendepak Suarez melalui sambungan telepon yang berlangsung kurang dari satu menit.

Banner gif video highlights MotoGP

Cara itu tidak diterima Suarez dan sebagian pemain Barcelona. Tidak hanya Suarez, gelandang Arturo Vidal juga mendapat perlakuan yang sama dengan diminta mencari tim lain tanpa berbicara lewat bertatap muka.

Saat ini sejumlah pemain Barcelona mulai memberikan perlawanan kepada dewan klub. Pemicunya adalah rencana pemotongan gaji sebesar 30 persen guna membantu keuangan Barcelona yang terkena imbas pandemi virus corona.

Bek kiri Jordi Alba adalah salah satu pemain yang menolak pemangkasan gaji sebesar 30 persen tersebut.

(sry/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK