MotoGP Eropa: 6 Kandidat Juara Dunia, Siapa yang Menang?
MotoGP Eropa 2020 menjadi penanda dimulainya tiga final kejuaraan dunia MotoGP 2020. Ada enam pembalap yang memiliki peluang sangat besar menjadi juara dunia.
MotoGP 2020 menyisakan tiga seri dan 75 poin maksimal yang bisa direbut. Di musim paling sulit prediksi dalam sejarah MotoGP, Joan Mir yang tidak pernah meraih kemenangan justru ada di puncak klasemen dengan keunggulan 14 poin atas Fabio Quartararo.
Lihat juga:Tak Copot Gelar Khabib, UFC Dianggap Pintar |
Secara matematis masih ada 14 pembalap yang masih memiliki peluang menjadi juara dunia MotoGP 2020. Pembalap Avintia Racing Johann Zarco yang berada di posisi ke-14 masih memiliki peluang untuk menggeser Mir dari puncak klasemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun melihat penampilan di 11 seri yang sudah dilalui, hanya ada enam pembalap yang memiliki peluang lebih besar menjadi juara dunia musim ini: Mir, Quartararo, Maverick Vinales, Franco Morbidelli, Andrea Dovizioso, dan Alex Rins. Hanya 32 poin jarak antara Mir dengan Rins di posisi keenam.
Berikut analisis peluang juara keenam pembalap di MotoGP 2020:
1. Joan Mir
Peluang Mir mempertahankan puncak klasemen di akhir musim sangat besar. Pasalnya, pembalap asal Spanyol itu merupakan rider paling konsisten musim ini. Selain gagal finis di Spanyol dan Ceko, Mir selalu mampu meraih poin di sembilan balapan dengan enam di antara naik podium.
Mir memang belum pernah menang, namun berkat konsistensi, pembalap Suzuki itu bisa menjadi juara dunia. Terlebih para rival dari Yamaha dan Ducati punya masalahnya masing-masing. Mir tidak butuh kemenangan, cukup naik podium di tiga seri akhir, Mir bisa menjadi juara dunia.
Joan Mir kini jadi pembalap favorit untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP 2020. (Dorna Sports) |
2. Fabio Quartararo
Rintangan terbesar Quartararo di tiga seri akhir adalah tekanan. Terlepas dari performa sepeda motor M1 yang belum konsisten, Quartararo sering melakukan kesalahan, terutama saat hari balapan. Padahal di Prancis dan Aragon, Quartararo sukses meraih pole, namun terpuruk saat balapan.
Fakta menarik dari Quartararo musim ini adalah, tiga podium yang diraih El Diablo musim ini adalah ketika dia menang di Spanyol, Andalusia, dan Catalunya. Jika Quartararo bisa mengatasi tekanan, maka gelar juara dunia MotoGP 2020 bisa direbutnya.
Fabio Quartararo harus bisa lepas dari tekanan untuk memburu gelar juara dunia MotoGP 2020. AFP/JOSE JORDAN) |
3. Maverick Vinales
Di antara enam pembalap yang bertarung dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020, Vinales merupakan salah satu pembalap yang memiliki pengalaman paling banyak, selain Andrea Dovizioso. Namun, Vinales punya dua faktor yang bisa membuat Vinales gagal menjadi juara dunia MotoGP 2020.
Faktor pertama adalah Vinales belum terlalu 'klik' dengan M1 2020. Faktor kedua Vinales bukan 'pembalap Minggu'. Ketika Vinales mampu menemukan setelan yang pas dengan M1 dan konsisten saat balapan, Top Gun tidak akan tertahan dalam perebutan gelar juara dunia.
Penampilan Maverick Vinales seringkali menurun ketika balapan bila dibanding saat latihan bebas dan kualifikasi. (AFP/JOSE JORDAN) |
4. Franco Morbidelli
Kemenangan di MotoGP Teruel membuat Morbidelli layak dikhawatirkan rival lain. Pembalap berdarah Brasil itu bisa dibilang sebagai Kuda Hitam di antara enam pembalap kandidat juara dunia MotoGP 2020. Tanpa kegagalan mesin di MotoGP Andalusia dan tabrakan dengan Zarco di MotoGP Austria, Morbidelli mungkin saat ini berada di puncak klasemen MotoGP 2020.
Penghambat Morbidelli menjadi juara dunia MotoGP 2020 adalah rider 25 tahun itu menjadi satu-satunya pembalap dari enam rival yang tidak menggunakan sepeda motor pabrikan.
Franco Morbidelli bisa jadi kuda hitam di akhir MotoGP 2020. (AP/Jose Breton) |
5. Andrea Dovizioso
Sebagai kandidat juara MotoGP 2020 sejak awal musim, Dovizioso masih layak difavoritkan menjadi juara dunia. Meski tidak pernah merasa kompetitif sepanjang 11 seri yang sudah dilalui, Dovizioso tetap mampu dalam posisi dekat dengan Mir di puncak klasemen MotoGP 2020.
Peluang terbaik Dovizioso adalah bertahan di barisan depan sepanjang kualifikasi dan balapan, sambil berharap pembalap lain melakukan kesalahan. Jika pembalap lain tidak melakukan kesalahan, maka sulit bagi Dovizioso menjadi juara dunia.
Andrea Dovizioso jadi pembalap paling berpengalaman di antara pembalap lain yang berburu gelar juara dunia MotoGP 2020. (Dorna Sports) |
6. Alex Rins
Rins merupakan pembalap paling menakutkan lawan di paruh kedua MotoGP 2020. Tiga podium, termasuk kemenangan di MotoGP Aragon, membuat Rins juga pantas difavoritkan menjadi juara dunia MotoGP 2020.
Alex Rins bakal sulit juara bila Suzuki memberlakukan team order untuk mendukung Joan Mir. (AP/Jose Breton) |
Masalah utama Rins adalah jarak 32 poin dengan Mir cukup jauh untuk dipangkas. Dan jika Mir berhasil mempertahankan posisi di puncak klasemen usai MotoGP Eropa, maka team order Suzuki untuk mendukung Mir hampir pasti akan berlaku.
Balapan MotoGP Eropa berlangsung pada Minggu (8/11). Balapan MotoGP Eropa 2020 bisa disaksikan lewat siaran langsung di Trans 7 dan live streaming di CNNIndonesia.com.
(ptr)[Gambas:Video CNN]
Joan Mir kini jadi pembalap favorit untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP 2020. (Dorna Sports)
Fabio Quartararo harus bisa lepas dari tekanan untuk memburu gelar juara dunia MotoGP 2020. AFP/JOSE JORDAN)
Penampilan Maverick Vinales seringkali menurun ketika balapan bila dibanding saat latihan bebas dan kualifikasi. (AFP/JOSE JORDAN)
Franco Morbidelli bisa jadi kuda hitam di akhir MotoGP 2020. (AP/Jose Breton)
Andrea Dovizioso jadi pembalap paling berpengalaman di antara pembalap lain yang berburu gelar juara dunia MotoGP 2020. (Dorna Sports)
Alex Rins bakal sulit juara bila Suzuki memberlakukan team order untuk mendukung Joan Mir. (AP/Jose Breton)