Efek Dipukul Tyson: Mata Berair, Hidung Berdarah

CNN Indonesia | Senin, 16/11/2020 09:25 WIB
Sejumlah lawan Mike Tyson mengungkap seperti apa rasanya melawan Si Leher Beton di atas ring tinju. Mike Tyson saat mengalahkan Trevor Berbick. (AFP PHOTO / Carlos SCHIEBECK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah lawan Mike Tyson mengungkap seperti apa rasanya melawan Si Leher Beton di atas ring tinju. Bahkan di pengujung kariernya Tyson mampu membuat lawan takut.

Jesse Ferguson yang dikalahkan Tyson secara TKO di ronde keenam, 16 Februari 1986, mengaku sangat menderita saat melawan Tyson. Ferguson mengaku darah tidak berhenti mengucur dari hidungnya.

"Tyson tidak bisa ditahan ketika kita melawan dia. Dia memukul saya dengan pukulan hebat. Dia menghantam saya dengan uppercut yang membuat mata saya berair. Saya bertahan sampai saya mendengar bel, tapi setelah itu tim saya tidak bisa menghentikan hidung saya dari berdarah," ucap Ferguson dikutip dari Give Me Sport.


Danny Williams yang mengalahkan Tyson saat di pengujung kariernya, 30 Juli 2004, mengaku sangat terkesan dengan kemampuan memukul Si Leher Beton.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Hal pertama yang membuat saya terkejut adalah kekuatan pukulannya. Dia sangat kuat, itu sangat menakutkan. Ketika dia kali pertama memukul saya, saya merasakan hal yang aneh. Itu pukulan terkeras yang pernah saya terima. Saya mengharapkannya, tapi tidak menyangka begitu keras," ucap Williams.

Sementara itu Michael Spinks yang kalah KO di ronde pertama dari Tyson pada 27 Juni 1988, mengatakan senjata utama Tyson ada pada kecepatan dan kekuatan memukul.

[Gambas:Video CNN]

"Dia punya kecepatan tangan luar biasa. Itu salah satu aset terbesarnya. Dia punya kekuatan dan kecepatan, itu sangat sulit dikalahkan. Dia sangat kuat, saya tidak tahu apa yang membuat dia sangat kuat. Mike Tyson jelas petinju dengan pukulan terkuat yang pernah saya lawan," ucap Spinks.

Pernyataan yang lebih lucu diungkap Marvis Fraizer, yang hanya bertahan 30 detik di ronde pertama saat melawan Tyson.

"Saya melepaskan jab, setelah itu saya tidak ingat apapun," ucap Fraizer.

Tyson dijadwalkan menghadapi Roy Jones Jr. pada pertarungan ekshibisi di California, Amerika Serikat, 28 November mendatang.

(har/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK