Rossi Takut Dimarahi Ibu Terkait Helm Viagra

CNN Indonesia | Kamis, 31/12/2020 13:20 WIB
Valentino Rossi mengaku tidak memberitahu sang ibu, Stefania, terkait desain helm dengan gambar viagra di MotoGP San Marino 2020. Helm gambar viagra Valentino Rossi di MotoGP San Marino. (AP/Antonio Calanni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Valentino Rossi mengaku tidak memberitahu sang ibu, Stefania, terkait desain helm dengan gambar viagra di MotoGP San Marino 2020 pada 13 September lalu.

Rossi mengaku takut memberitahu desain helm dengan gambar viagra yang digunakan di Sirkuit Misano karena Stefania merupakan sosok yang religius. The Doctor takut dimarahi Stefania.

"Saya pikir semua orang menertawai helm itu. Yang jadi masalah adalah saya tidak berbicara dengan ibu saya, Stefania, mengenai desain gambar itu," ujar Rossi dikutip dari Speedweek.


"Saya tidak punya keberanian untuk bilang ke dia. Saya sangat tahu dia, dia sangat religius, saya tidak bepikir itu akan jadi helm favoritnya," sambung Rossi.

Banner gif video highlights MotoGP

Stefania mengaku malu dengan helm gambar viagra yang digunakan Rossi. Sama seperti ketika Rossi membuat Stefania malu saat membawa boneka seks saat merayakan kemenangan di Mugello pada 1997.

"Saya sangat malu, sama seperti ketika insiden boneka dulu. Bahkan teman-teman saya membiarkan Rossi melakukan hal itu," ucap Stefania.

[Gambas:Video CNN]

Gambar viagra di MotoGP San Marino 2020 digunakan Rossi karena pembalap 41 tahun itu mengaku butuh 'obat kuat' demi mendapatkan tenaga ekstra untuk menjalani jadwal MotoGP 2020 yang sangat ketat, termasuk balapan back-to-back di sirkuit yang sama.

Rossi sendiri masih akan menjalani MotoGP 2021 bersama Petronas Yamaha setelah dilepas tim pabrikan Yamaha. MotoGP 2021 diyakini sebagai musim terakhir Rossi sebagai pembalap sebelum beralih menjadi pemilik tim di MotoGP 2022.

(osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK