Respons PBSI Sekjen Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri

CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 12:40 WIB
Presiden Joko Widodo resmi mengusulkan Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Idham Azis. Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memberikan respons terkait Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

Presiden Joko Widodo resmi mengusulkan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Idham Azis. Selain menjabat sebagai Kabareskrim, Listyo Sigit saat ini juga berstatus sebagai Sekjen PBSI.

Listyo Sigit dipilih Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, untuk menjabat sebagai Sekjen di periode kepengurusan 2020-2024. Listyo Sigit didampingi Edi Sukarno sebagai Wakil Sekjen di kepengurusan tersebut.


Edi Sukarno ketika dikonfirmasi mengatakan PBSI belum mengambil keputusan terkait posisi Listyo Sigit yang saat ini menjadi calon tunggal Kapolri.

GIF Banner Promo Testimoni

"Belum ada petunjuk dari Pak Ketum [Agung Firman Sampurna]," kata Edi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/1).

Terpisah, Kepala Bidang Humas dan Media PBSI Broto Happy meminta kepada semua pihak untuk menunggu kepastian Listyo Sigit sebagai Kapolri. Terlebih hingga saat ini kepengurusan PBSI 2020-2024 belum dilantik KONI usai diumumkan pada 23 Desember lalu.

[Gambas:Video CNN]

"Mohon ditunggu dulu, karena kepengurusan ini belum ada SK [Surat Keputusan] dan juga belum dilantik KONI Pusat. Semua akan jelas setelah ada SK dan sudah dilantik," kata Broto Happy kepada CNNIndonesia.com.

Presiden Jokowi mengusulkan Listyo Sigit sebagai calon tungal Kapolri menggantikan Idham Azis. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke Pimpinan DPR, Rabu (13/1).

"Hari ini surpres telah kami terima dari Presiden yang mana presiden menyampaikan usulan pejabat mendatang tunggal yaitu Listyo," kata Ketua DPR RI Puan Maharani usai menerima Surpres di Kompleks Parlemen.

(TTF/har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK