Ozil Sudah Tepat ke Fenerbahce Ketimbang Sia-sia di Arsenal

osc, CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 03:28 WIB
Eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger menilai langkah Mesut Ozil pergi ke Fenerbahce sudah tepat karena eks Real Madrid itu butuh bermain lagi. Mesut Ozil selangkah lagi akan berseragam Fenerbahce setelah tujuh setengah tahun di Arsenal. ((AP Photo/Frank Augstein)).
Jakarta, CNN Indonesia --

Eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger menilai langkah Mesut Ozil pergi ke Fenerbahce sudah tepat. Sebab talenta Ozil bisa sia-sia karena tak terpakai di Arsenal musim ini.

Ozil memutuskan menerima pinangan Fenerbahce setelah tujuh setengah musim di Arsenal. Di musim ini dia sama sekali tak terpakai karena dihapus dari skuad The Gunners di tangan Mikel Arteta.

Dilansir Football London berdasarkan laporan ESPN, Wenger yang berbicara kepada BeIN Sports meyakini Ozil frustasi di Arsenal karena tak pernah bermain lagi di atas lapangan.


Dia menilai keputusan Ozil minggat dari Arsenal sudah tepat. Karena eks Real Madrid itu butuh bermain yang bisa dia dapatkan di Fenerbahce.

"Saya yakin dia frustrasi karena tidak bermain. Dia merasa sangat lapar untuk bermain sepak bola lagi," ujarnya.

GIF Banner Promo Testimoni

"Mesut adalah pria yang membutuhkan lingkungan yang hangat dan saya yakin dia akan menemukannya lebih dari mana pun di Turki," ujar Wenger.

Wenger, yang memboyong Ozil ke Arsenal pada 2013 silam, juga menilai Ozil belum habis. Meski berusia 32 tahun, namun kualitasnya masih sangat berguna bagi tim manapun yang memilikinya.

Ozil dia yakini akan bangkit bersama Fenerbahce meski jarang bermain sepak bola selama hampir setahun.

"Mesut seperti jika Anda membayangkan orkestra dalam musik. Dia adalah pria yang memainkan bola di saat yang tepat. Operan-operannya luar biasa, tapi kreativitas operannya juga demikian," ujarnya.

Ozil sudah tiba di Istanbul untuk menjalani pemeriksaan medis pada Senin waktu setempat. Direktur teknis Fenerbahce, Emre Belozoglu merinci proses perampungan transfer Ozil bisa memakan waktu sampai 72 jam ke depan.

[Gambas:Video CNN]

(osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK