Gara-gara McGregor, Sepupu Khabib Batal Tampil di UFC 257

CNN Indonesia
Rabu, 20 Jan 2021 10:11 WIB
Sepupu Khabib Nurmagomedov, Umar Nurmagomedov, batal tampil di UFC 257, Minggu (24/1) gara-gara Conor McGregor. Conor McGregor buat sepupu Khabib Nurmagomedov batal tampil di UFC 257. (Harry How/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepupu Khabib Nurmagomedov, Umar Nurmagomedov, batal tampil di UFC 257, Minggu (24/1) gara-gara Conor McGregor.

UFC menjadwalkan Umar Nurmagomedov melawan Sergey Morozov di kelas bantam dalam duel tambahan di UFC 257 yang mempertarungkan Conor McGregpr vs Dustin Poirier sebagai duel utama.

Akan tetapi, pertarungan Umar vs Morozov itu urung terjadi akhir pekan nanti, lantaran mengalami perubahan jadwal dengan dimajukan ke UFC Fight Night 8, Rabu (20/1).

Dikutip dari Sportskeeda, perubahan jadwal duel Umar vs Morozov itu karena menghindari kemungkinan keributan dengan Conor McGregor.

Dalam wawancara dengan Sport24, Umar mengatakan UFC memutuskan perubahan jadwal tersebut karena tidak ingin timnya bertatap muka dengan McGregor sebagai buntur keributan di UFC 229 pada Oktober 2019 usai The Notorious kalah dari Khabib Nurmagomedov.

[Gambas:Video CNN]

"Ali Abdelaziz [manajer] mengatakan kepada saya bahwa pertarungan ditunda. Saya mengatakan bahwa tidak ada bedanya bagi saya. Hal utama adalah bertarung," ujar Umar dikutip dari Sportskeeda.

"Kemungkinan besar, ini dilakukan agar kami tidak bersinggungan dengan Conor McGregor di sini, dan di turnamen juga. Mereka memiliki kebijakan seperti itu. Mereka tidak ingin kita bertemu satu sama lain. Apa pun bisa terjadi," ucap Umar menambahkan.

GIF Banner Promo Testimoni

Keributan usai UFC 229 tidak saja melibatkan Khabib dengan rekan latihan McGregor, Dillon Danis, tetapi juga tim The Eagle yang masih memiliki hubungan kekerabatan.

Umar sendiri masih teringat dengan momen pahit tersebut saat tim Khabib diserang McGregor di octagon meski pertarungan telah usai.

"Saya bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi jika bertemu Conor di lobi. Pasti semuanya tidak akan berakhir baik jika kami tim berada di ruangan yang sama," tutur Umar.

"Seseorang tidak berhenti berbicara omong kosong, menghina dan menyinggung kehormatan orang lain. Dalam hal ini, dia perlu berubah. Pertarungan apapun bisa dimajukan, tapi tanpa mempengaruhi kehormatan dan martabat lawan," kata Umar melanjutkan.

(sry/nva)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER