Penyerang timnas Portugal Cristiano Ronaldo dianggap pro terhadap Palestina. (Foto: REUTERS/PASCAL ROSSIGNOL)
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak spekulasi yang menyebut bintang Juventus Cristiano Ronaldo telah berpihak pada Palestinadan bermusuhan dengan Israel, meskipun anggapan itu tidak memiliki dasar yang kuat. Berikut 3 kabar yang salah soal Ronaldo terkait Israel.
Konflik Palestina dan Israel di Jalur Gaza saat ini semakin memanas. Israel melancarkan serangan udara di Gaza dan kelompok militan Hamas melakukan serangan balasan dengan menembakkan roket ke Israel.
Pertempuran ini telah berlangsung selama hampir sepekan terakhir. Seiring memanasnya konflik tersebut, megabintang Cristiano Ronaldo kembali dikait-kaitkan dengan dukungannya terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Akhir-akhir ini banyak video bertebaran di sosial media membuat Ronaldo dianggap menunjukkan sikap penolakan kepada Israel dalam beberapa kesempatan, meskipun kabar tersebut tidak berdasar.
Berikut 3 Kabar yang Salah soal Ronaldo Terkait Israel:
1. Tidak Mau Bertukar Kaus dengan Pemain Israel
Cristiano Ronaldo pernah dianggap mendukung Palestina karena tidak mau bertukar jersey dengan pemain timnas Israel.
Momen itu terjadi setelah Ronaldo membela timnas Portugal melakoni pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa Grup F. Saat itu, Portugal ditahan Israel dengan skor imbang 3-3 di Stadion Ramat Gan.
Usai pertandingan tersebut, beredar video Ronaldo yang seolah tidak mengindahkan ajakan untuk bertukar jersey dengan pemain Israel, Yuval Shpungin.
Ronaldo memilih hanya bersalaman dengan pemain Israel lalu berjalan menuju ruang ganti.
Ronaldo pernah menolak bertukar jersey dengan pemain Israel, Yuval Shpungin. (REUTERS/PASCAL ROSSIGNOL)
Banyak yang berspekulasi hal itu dilakukan penyerang Portugal itu karena dia kecewa kepada Israel yang telah melakukan kekerasan pada rakyat Palestina. Faktanya, anggapan tersebut tidak berdasar.
Ronaldo tidak pernah membuat pernyataan terkait aksinya tidak menukarkan jersey dengan pemain Israel usai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 tersebut.
Bahkan, bukan kali itu saja, Ronaldo juga sering tidak melakukan 'prosesi' tukar jersey dengan pemain lawan di beberapa pertandingan.
Salah satunya, Ronaldo pernah menolak tawaran untuk bertukar jersey dengan pemain Ferencvaros ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan Liga Champions 2020/2021.
2. Ronaldo Menyumbang Rp 21,4 Miliar untuk Palestina
Ronaldo juga pernah dikabarkan telah menyumbang dana sebesar 1,5 juta dolar atau sekitar Rp 21,4 miliar untuk Palestina pada Ramadhan 2019.
Berita yang beredar di media sosial itu menyebut Ronaldo telah menyumbang dana tersebut untuk meringankan penderitaan warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade Israel.
Ronaldo disebut pernah menyumbang uang untuk Palestina. (REUTERS/ALESSANDRO GAROFALO)
Faktanya, manajemen Ronaldo membantah pemainnya telah menyumbangkan uangnya untuk Palestina saat Ramadan 2019.
Gestifute, perwakilan perusahaan manajemen Cristiano Ronaldo, menyatakan pemberitaan tersebut keliru.
"Itu keliru, sama seperti cerita lain yang dipublikasikan tentang Cristiano Ronaldo," ujar Gestifute dikutip dari AFP.
3. Menolak Berjabat Tangan dengan Pemimpin Israel
Sebuah video Cristiano Ronaldo tidak bersalaman dengan seseorang yang diduga pemimpin Israel juga viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi saat pembagian medali usai pertandingan final Piala Dunia Antarkub 2014 lalu.
Ketika itu, Ronaldo enggan berjabat dengan Presiden UEFA Michel Platini dan pria di sebelahnya yang diduga pemimpin Israel.
Video tersebut kembali viral baru-baru ini seiring konflik Palestina dan Israel yang semakin memanas dalam sepekan terakhir. Faktanya, sosok di sebelah Platini dalam momen pembagian medali tersebut bukanlah pemimpin Israel.
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak spekulasi yang menyebut bintang Juventus Cristiano Ronaldo telah berpihak pada Palestinadan bermusuhan dengan Israel, meskipun anggapan itu tidak memiliki dasar yang kuat. Berikut 3 kabar yang salah soal Ronaldo terkait Israel.
Konflik Palestina dan Israel di Jalur Gaza saat ini semakin memanas. Israel melancarkan serangan udara di Gaza dan kelompok militan Hamas melakukan serangan balasan dengan menembakkan roket ke Israel.
Pertempuran ini telah berlangsung selama hampir sepekan terakhir. Seiring memanasnya konflik tersebut, megabintang Cristiano Ronaldo kembali dikait-kaitkan dengan dukungannya terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Akhir-akhir ini banyak video bertebaran di sosial media membuat Ronaldo dianggap menunjukkan sikap penolakan kepada Israel dalam beberapa kesempatan, meskipun kabar tersebut tidak berdasar.
Berikut 3 Kabar yang Salah soal Ronaldo Terkait Israel:
1. Tidak Mau Bertukar Kaus dengan Pemain Israel
Cristiano Ronaldo pernah dianggap mendukung Palestina karena tidak mau bertukar jersey dengan pemain timnas Israel.
Momen itu terjadi setelah Ronaldo membela timnas Portugal melakoni pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa Grup F. Saat itu, Portugal ditahan Israel dengan skor imbang 3-3 di Stadion Ramat Gan.
Usai pertandingan tersebut, beredar video Ronaldo yang seolah tidak mengindahkan ajakan untuk bertukar jersey dengan pemain Israel, Yuval Shpungin.
Ronaldo memilih hanya bersalaman dengan pemain Israel lalu berjalan menuju ruang ganti.
Ronaldo pernah menolak bertukar jersey dengan pemain Israel, Yuval Shpungin. (REUTERS/PASCAL ROSSIGNOL)
Banyak yang berspekulasi hal itu dilakukan penyerang Portugal itu karena dia kecewa kepada Israel yang telah melakukan kekerasan pada rakyat Palestina. Faktanya, anggapan tersebut tidak berdasar.
Ronaldo tidak pernah membuat pernyataan terkait aksinya tidak menukarkan jersey dengan pemain Israel usai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 tersebut.
Bahkan, bukan kali itu saja, Ronaldo juga sering tidak melakukan 'prosesi' tukar jersey dengan pemain lawan di beberapa pertandingan.
Salah satunya, Ronaldo pernah menolak tawaran untuk bertukar jersey dengan pemain Ferencvaros ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan Liga Champions 2020/2021.
Manajemen Ronaldo Bantah Sumbang Rp21,7 untuk Palestina
Pemain Juventus Cristiano Ronaldo dikabarkan pernah menolak bersalaman dengan sosok yang diduga pemimpin Israel.(Foto: AP/Piero Cruciatti)
2. Ronaldo Menyumbang Rp 21,4 Miliar untuk Palestina
Ronaldo juga pernah dikabarkan telah menyumbang dana sebesar 1,5 juta dolar atau sekitar Rp 21,4 miliar untuk Palestina pada Ramadhan 2019.
Berita yang beredar di media sosial itu menyebut Ronaldo telah menyumbang dana tersebut untuk meringankan penderitaan warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade Israel.
Ronaldo disebut pernah menyumbang uang untuk Palestina. (REUTERS/ALESSANDRO GAROFALO)
Faktanya, manajemen Ronaldo membantah pemainnya telah menyumbangkan uangnya untuk Palestina saat Ramadan 2019.
Gestifute, perwakilan perusahaan manajemen Cristiano Ronaldo, menyatakan pemberitaan tersebut keliru.
"Itu keliru, sama seperti cerita lain yang dipublikasikan tentang Cristiano Ronaldo," ujar Gestifute dikutip dari AFP.
3. Menolak Berjabat Tangan dengan Pemimpin Israel
Sebuah video Cristiano Ronaldo tidak bersalaman dengan seseorang yang diduga pemimpin Israel juga viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi saat pembagian medali usai pertandingan final Piala Dunia Antarkub 2014 lalu.
Ketika itu, Ronaldo enggan berjabat dengan Presiden UEFA Michel Platini dan pria di sebelahnya yang diduga pemimpin Israel.
Video tersebut kembali viral baru-baru ini seiring konflik Palestina dan Israel yang semakin memanas dalam sepekan terakhir. Faktanya, sosok di sebelah Platini dalam momen pembagian medali tersebut bukanlah pemimpin Israel.