7 Fakta Unik Usai Chelsea Kalahkan Man City

nva & nva & nva, CNN Indonesia | Minggu, 30/05/2021 06:20 WIB
Terdapat beberapa fakta unik setelah Chelsea meraih gelar kedua di Liga Champions dengan mengalahkan Man City. Pemain-pemain Chelsea merayakan gelar Liga Champions. (Pool via REUTERS/MICHAEL STEELE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Terdapat beberapa fakta unik setelah Chelsea meraih gelar kedua di Liga Champions dengan mengalahkan Man City di Stadion Do Dragao, Portugal, Minggu (30/5) dini hari.

Chelsea kembali mengulang capaian prestisius seperti pada tahun 2012 dengan berada di puncak podium Liga Champions.

The Blues yang dalam dua pertemuan terakhir melawan Man City mengemas kemenangan, kembali membungkam sang juara Liga Inggris tersebut.


Pelatih Thomas Tuchel pun masuk dalam jajaran juru latih elite yang menangani klub-klub besar Eropa.

Berikut tujuh fakta unik usai Chelsea mengalahkan Man City di final Liga Champions:

1. Delapan tim terakhir yang mencatatkan debut di final Liga Champions mengalami kekalahan. Sebelum Man City terdapat PSG (2020), Tottenham Hotspur (2019), Chelsea (2008), Arsenal (2006), Monaco (2004), Bayer Leverkusen (2002), dan Valencia (2000).

2. Jika dihitung sejak Tuchel menangani Chelsea pada Januari 2021, maka Chelsea merupakan klub dengan catatan clean sheet terbanyak di jajaran lima liga top Eropa dalam semua kompetisi.

Sejak Tuchel tiba, Chelsea mencatatkan 19 clean sheet atau tanpa kebobolan dari 30 pertandingan. Catatan itu lebih baik ketimbang Monaco (14 clean sheet), Man City (13), Man Utd (13), dan Sevilla (13)

3. Bersama Tuchel, Chelsea sulit dikalahkan jika sudah mencetak gol lebih dulu. Dari 30 pertandingan di semua ajang, The Blues mencetak gol pertama dalam 19 laga di antaranya.

Dari 19 pertandingan tersebut, Chelsea menang 17 kali. Sisanya seri sekali dan kalah sekali.

4. Tuchel mengikuti jejak Jupp Heynckes dan Jurgen Klopp yang membalas kekalahan di final Liga Champions semusim berselang.

Heynckes kalah di final 2012 dan menang di 2013. Sementara Klopp kalah di final 2018 dan menjadi juar di 2019. Tuchel pun tahun lalu kalah ketika menangani PSG di partai puncak.

5. Christian Pulisic adalah orang pertama asal Amerika Serikat yang bermain di final Liga Champions.

6. Edouard Mendy adalah penjaga gawang asal Afrika pertama yang menjadi juara Liga Champions. Selama musim ini, Mendy tampil sebagai pilihan utama di bawah mistar Chelsea.

Dalam Liga Champions musim ini, Mendy mencatatkan clean sheet 10 kali dari 12 kali tampil dan dan hanya kebobolan dua kali.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

7. Chelsea merupakan klub tersukses di Inggris dalam 20 musim terakhir dengan meraih 17 gelar mayor.

Kesebelasan yang bermarkas di Stadion Stamford Bridge itu unggul atas Man City (13 gelar), Man Utd (13), Arsenal (9), dan Liverpool (9).

(nva/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK