3 Misi Timnas Indonesia Usai Gagal di Kualifikasi Piala Dunia

CNN Indonesia | Selasa, 01/06/2021 12:04 WIB
Berikut tiga misi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia kendati sudah dipastikan gagal melangkah ke Piala Dunia 2022. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand, Vietnam, dan UEA. (Media PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia sudah dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2022, namun skuad Garuda yang kini ditangani Shin Tae Yong masih memiliki misi lain.

Kualifikasi Piala Dunia 2022 menjadi hal yang menyedihkan bagi Timnas Indonesia. Lima kali bertanding, sebanyak itu pula tim Merah Putih menelan kekalahan.

Optimisme melawan Malaysia di laga pertama berujung kekalahan tipis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kekalahan telak dari Thailand pada laga kedua memperburuk situasi.


Dibantai Uni Emirat Arab lima gol tanpa balas kian menjerumuskan Indonesia sebagai juru kunci Grup G. Terlebih perlawanan menghadapi Vietnam juga hanya berbuah satu gol setelah kebobolan tiga kali. Terakhir, sebelum pandemi Covid-19, Timnas Indonesia kalah dari Malaysia dalam laga tandang.

Tiga laga masih tersisa. Thailand, Vietnam, dan UEA akan menjadi lawan. Ambisi tak mau selalu jadi pecundang ditopang beberapa misi yang diusung Evan Dimas dan kawan-kawan.

[Gambas:Video CNN]

Berikut 3 misi Timnas Indonesia usai gagal ke Piala Dunia:

1. Mencari Tiket Piala Asia

Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga menjadi ajang penentuan pada kualifikasi Piala Asia 2023. Timnas Indonesia sudah tidak mungkin menempati posisi dua besar di Grup G, namun masih ada peluang tersisa menembus kualifikasi Piala Asia dari tempat yang lebih baik.

Jika berada di peringkat kelima atau juru kunci, seperti saat ini, maka Timnas Indonesia harus menjalani kualifikasi Piala Asia dari fase play-off. Sementara jika berhasil menempati peringkat keempat maka ada peluang Indonesia langsung masuk ke babak ketiga.

Dengan tiga laga tersisa, ada harapan Timnas Indonesia menempati posisi ketiga yang bakal diganjar kepastian masuk ke babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.

Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Afghanistan dalam pertandingan persabahatan di Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (25/5/2021).Timnas Indonesia menjalani dua laga uji coba sebelum tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (Arsip PSSI)

2. Mematangkan Pemain Muda

Tak lama setelah diresmikan menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin menyatakan bakal melakukan peremajaan skuad. Tak sekadar omong belaka, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu benar-benar memanggil pemain-pemain muda ke dalam tim senior.

Keberadaan Shin sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-23 turut membantu mengenali potensi-potensi pemain belia. Pemain-pemain seperti Pratama Arhan, Braif Fatari, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, dan Syahrian Abimanyu mengisi daftar pemain Timnas Indonesia.

Demi hasil laga Timnas Indonesia yang lebih baik di masa depan, Shin pun memberi menit bermain sekaligus memoles darah-darah muda dalam kesempatan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

3. Memburu Emas SEA Games dan Juara AFF

Keberadaan pemain muda di Timnas Indonesia kelak akan menjadi pilar dalam dua turnamen bergengsi di level Asia Tenggara pada akhir 2021, SEA Games dan AFF.

Tiga laga kualifikasi Piala Dunia yang tertunda cukup layak menjadi uji tanding bagi tim muda yang bakal dipersiapkan Shin guna memburu emas pertama di SEA Games setelah kali terakhir jadi juara pada 30 tahun silam dan gelar juara AFF untuk kali pertama.

(nva/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK