Ibunda Kira Markis Kido Terserang Stroke

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 05:09 WIB
Zul Asteria, ibu Markis Kido sempat mengira legenda bulutangkis Indonesia itu terkena serangan stroke sebelum meninggal pada Senin (14/6) malam. Ibunda sempat kira Markis Kido terserang stroke. (AFP/LIU JIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Zul Asteria, ibu Markis Kido, sempat mengira legenda bulutangkis Indonesia itu terkena serangan stroke sebelum meninggal pada Senin (14/6) malam.

Markis Kido meninggal di RS Omni Alam Sutera setelah terjatuh ketika bermain badminton di GOR Petrolin, Tangerang.

Dikutip dari rilis PBSI, Zul Asteria cukup tegar menjelaskan kondisi putra pertamanya tersebut.


"Dia sepertinya memang maunya [hidup dan matinya] di lapangan kali ya. Tadi saya berdoa semoga masih bisa selamat," ujar Zul.

"Saya kira tadi hanya stroke, karena dia kan punya darah tinggi terus mungkin jatuh, dan pembuluh darahnya pecah. Saya berdoanya begitu tapi ternyata mas Kido diambil," ucap Zul menambahkan.

Sejauh ini Markis Kido rutin bermain badminton di wilayah Tangerang setiap Senin. Legenda bulutangkis Indonesia lain, Candra Wijaya adalah salah satu teman bermain Markis Kido.

CANDRA WIJAYACandra Wijaya membantu membawa Markis Kido ke rumah sakit. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)

Secara kebetulan, Candra berada di lokasi kejadian ketika Markis Kido terjatuh saat bermain bulutangkis. Menurut Candra, Kido terjatuh ketika baru bermain setengah gim. Saat itu sekitar pukul 18.30 WIB.

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh. Dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok ," tutur Candra, yang kemudian membawa Kido ke RS Omni di Alam Sutera.

Banner Euro 2020

Markis Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Rencananya, jenazah malam ini akan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT 003 RW 009, Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dalam kariernya, Markis Kido menorehkan beragam prestasi bagi Indonesia. Mulai dari level superseries, SEA Games, Asian Games, hingga puncaknya medali emas Olimpiade Beijing 2008. Mayoritas prestasi-prestasi bergengsi Kido itu diraih bersama pasangannya di ganda putra, Hendra Setiawan.

[Gambas:Video CNN]



(sry/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK