Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil Kroasia vs Spanyol pada babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) bisa ditentukan oleh satu pemain: Luka Modric!
Duel Kroasia vs Spanyol pada 16 besar Euro 2020 di Stadion Parken, Copenhagen, Senin (28/6) malam, dipastikan akan berlangsung menarik.
Kedua tim sedang sama-sama menunjukkan penampilan terbaik ketika meraih kemenangan di laga terakhir fase grup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kroasia menaklukkan Skotlandia 3-1 lewat permainan meyakinkan. Sementara Spanyol keluar dari masa-masa sulit dan lolos ke 16 besar dengan kemenangan telak 5-0 atas Slovakia.
Kroasia vs Spanyol sulit diprediksi jika melihat rekor pertemuan. Total dari delapan pertemuan di semua kompetisi, Spanyol meraih 4 kemenangan, Kroasia 3 kemenangan, dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir Kroasia vs Spanyol terjadi di babak grup Euro 2016. Ketika itu Kroasia sukses meraih kemenangan 2-1 lewat gol Nikola Kalinic dan Ivan Perisic setelah sempat tertinggal melalui gol cepat Alvaro Morata.
 Sergio Busquets akan jadi lawan Luka Modric di lini tengah. (REUTERS/Javier Soriano) |
Itu adalah kemenangan pertama Kroasia setelah empat pertemuan melawan Spanyol tanpa kemenangan.
Jalannya pertandingan Kroasia vs Spanyol bisa terbagi menjadi dua skenario. Skenario pertama adalah para pemain Kroasia akan dibuat kelelahan mengejar bola jika lini tengah Spanyol, yang dikomandoi Sergio Busquets, dalam performa terbaik.
Setelah minim kreativitas saat ditahan imbang Swedia dan Polandia, Luis Enrique sukses mengembalikan permainan skuad La Furia Roja ke jalur yang benar.
Para pemain Slovakia dibuat kelelahan mengejar bola dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Dengan melakukan penguasaan bola lebih banyak, maka lawan Spanyol hampir tidak memberi ancaman. Slovakia tercatat tidak mampu melakukan shot on target dari tiga tembakan.
Kondisi serupa bisa dialami Kroasia saat melawan Spanyol jika Modric tidak mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Modric akan menjadi penentu Kroasia untuk membuat jalannya pertandingan berjalan sesuai skenario kedua. Skenario yang bisa membuat Kroasia meraih kemenangan.
Modric akan menjadi sentral permainan Kroasia. Pengalaman Modric bermain di Liga Spanyol bersama Real Madrid menjadi keuntungan sendiri bagi Kroasia.
Modric harus bisa menjaga ritme permainan Kroasia. Pergerakan gelandang 35 tahun itu di antara lini tengah dan belakang Spanyol akan menentukan nasib Kroasia.
Baca lanjutan analisis ini di halaman kedua...
Berharap Magis Modric
Timnas Spanyol bisa membuat Kroasia kelelahan mengejar bola. (Pool via REUTERS/JOSE MANUEL VIDAL)
Tugas berat akan dijalani Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic saat Kroasia vs Spanyol pada 16 besar Euro 2020 (Euro 2021).
Dua gelandang bertahan itu harus memastikan aliran bola Spanyol terhenti dan sering memberikan bola ke Modric, lalu biarkan mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengeluarkan magisnya.
Ante Rebic diprediksi akan menggantikan posisi Ivan Perisic, yang absen karena positif Covid-19, di sayap kiri. Sementara di sayap kanan ada Nikola Vlasic.
Pilihan serangan Kroasia akan lebih banyak ke sayap, memanfaatkan lebar lapangan. Modric harus jeli melihat pergerakan Rebic dan Vlasic yang bertugas melayani Bruno Petkovic sebagai penyerang tengah.
Kualitas Modric sudah tidak diragukan lagi. Modric merupakan salah satu gelandang serang dengan akurasi umpan terbaik di Euro 2020, yakni 91 persen dari tiga pertandingan.
Selain menciptakan peluang, Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018 itu juga bahaya di depan gawang lawan. Itu dibuktikan dengan mencetak gol indah saat Kroasia mengalahkan Skotlandia di babak grup.
Sebaliknya jika Modric tidak 'mendapatkan harinya', Kroasia justru akan jadi bulan-bulanan Spanyol. Sebagian besar pemain di skuad Spanyol memang tidak memiliki pengalaman yang banyak, tapi mereka punya insting membunuh yang luar biasa di lini pertahanan lawan.
Prediksi Line Up Pemain Kroasia vs Spanyol di 16 Besar Euro 2020
Kroasia: Dominik Livakovic; Josip Juranovic, Domagoj Vida, Duje Caleta-Car, Josko Gvardiol; Marcelo Brozovic, Mateo Kovacic; Ante Rebic, Luka Modric, Nikola Vlasic; Bruno Petkovic.
Spanyol: Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Eric Garcia, Aymeric Laporte, Jordi Alba; Koke, Sergio Busquets, Pedri; Gerard Moreno, Alvaro Morata, Pablo Sarabia.
[Gambas:Video CNN]