Jakarta, CNN Indonesia -- Egy Maulana Vikri mengakhiri kontraknya bersama Lechia Gdansk pada Rabu (30/6). Berikut momen-momen terbaik Egy Maulana di Lechia.
Pemain 20 tahun itu termasuk ke dalam pemain Asia yang pernah merasakan berkostum Lechia Gdansk dan tampil di Liga Polandia.
Sebelum Egy, Lechia pernah merekrut dua pemain Asia asal Jepang: Tsubasa Nishi dan Daisuke Matsui. Akan tetapi, hanya Matsui yang lebih banyak diberikan kepercayaan bermain oleh Lechia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perekrutan Egy Maulana Vikri sendiri cukup memberikan dampak bagi Lechia. Salah satunya, jumlah followers klub berjuluk Gedenian Lions itu yang melonjak tajam berkat warganet Indonesia.
Akan tetapi, karier Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk tidak seperti yang diharapkan banyak pihak. Egy kesulitan mendapatkan menit bermain di tim asuhan Piotr Stokowiec itu.
Meski demikian, Egy Maulana Vikri tetap memiliki sejumlah terbaik selama berstatus pemain Lechia Gdansk.
 Egy Maulana Vikri (tengah) memakai nomor punggung 10 di Lechia selama dua musim. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
7 Momen Terbaik Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk:
1. No punggung 10
Catatan penting lain yang dibuat Egy Maulana Vikri selama di Lechia adalah mengenakan nomor punggung 10. Bukan rahasia umum, nomor punggung 10 di sebuah klub atau timnas adalah nomor sakral.
Kebanyakan, pemain-pemain yang mengenakan nomor punggung 10 adalah andalan di klub atau tim tersebut, serta merupakan pemain dengan skill mumpuni. Di Lechia, Egy Maulana mengenakan nomor punggung 10 selama 2 musim: 2018/2019 dan 2019/2020.
2. Masuk Lineup
Pada 31 Agustus 2018 jadi salah satu momen penting Egy Maulana Vikri di Lechia. Setelah mendapat kontrak resmi pada awal Juli, Egy masuk ke dalam daftar susunan pemain tim utama Lechia di Liga Polandia.
Momen itu terjadi ketika Lechia melawan Korona Kielce pada matchday ketujuh. Hanya saja, saat itu Egy cuma bisa duduk di bangku cadangan tanpa dimainkan pelatih.
Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya...
Egy Raih Dua Gelar bersama Lechia
Egy Maulana Vikri pernah antar Lechia Gdansk juara liga. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
3. Debut
Empat bulan usai masuk lineup, Egy Maulana Vikri merasakan debut bersama Lechia Gdansk di kompetisi resmi. Debut Egy itu terjadi pada 22 Desember 2018 saat menghadapi Gornik Zabrze.
Melawan Gornik, Egy diberikan kesempatan bermain selama 8 menit. Lechia Gdansk pun menang 4-0.
4. Juara Piala Super Polandia
Salah satu pengalaman terbaik Egy Maulana Vikri adalah mengantarkan Lechia Gdansk juara Piala Super Polandia usai mengalahkan Piast Gliwice 3-1. Saat itu Egy Maulana dapat kesempatan bermain sejak menit injury time.
5. Juara Liga Polandia
Setelah juara Piala Super, Egy Maulana mengantar Lechia Gdansk juara Liga Polandia pada musim 2019/2020. Di musim itu Egy hanya bermain dalam satu pertandingan.
Pada musim 2019/2020 Lechia Gdasnk juara Liga Polandia usai unggul selisih gol atas Lechia Warsaw. Gelar liga itu jadi yang kedua bagi Lechia dalam sejarah mereka.
6. Menit Bermain
Melawan Wisla Krakow pada laga kedua musim 2019/2020 bisa jadi salah satu momen terbaik Egy di Lechia. Pasalnya, melawan Krakor jadi pertandingan dengan menit bermain terbanyak Egy di klub tersebut, 45 menit.
7. Raih Penghargaan
Semasa bermain di Lechia, Egy Maulana Vikri pernah menerima penghargaan pada acara Gdansk Sport Gala ke-17 di Polandia. Acara itu merupakan pemberian penghargaan untuk atlet di Kota Gdansk.
Saat itu Egy dihadiahi penghargaan Hopes of the Year bersama dua pemain muda lain yaitu Tomasz Makowski dan Kacper Urbanski. Penghargaan itu ditengarai jadi milik Egy karena perkembangan sang pemain yang semakin baik di Polandia.
[Gambas:Video CNN]