Romelu Lukaku tampil impresif bersama Inter Milan. (AP/Luca Bruno)
2. Formasi 3-5-2
Formasi ini juga jadi alternatif lainnya buat Chelsea di bawah asuhan Tuchel. Apalagi, Lukaku juga terbilang familiar dengan formasi 3-5-2 semasa berseragam Inter.
Lukaku mampu menjalin kerja sama yang sangat baik dengan Lautaro Martinez sebagai tombak kembar La Beneamata. Pendekatan ini akan coba dibawa oleh Tuchel di Chelsea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai calon pendamping Lukaku, nama Werner dan Kai Havertz bisa menjadi pilihan. "Saya pikir kami punya sekarang dengan Lukaku kesempatan untuk bermain dengan dua striker, seperti yang dia lakukan di Inter, atau tetap bermain dengan tiga striker," kata Tuchel.
Formasi ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan formasi 3-5-2. Perbedaannya hanya terletak pada posisi satu dari tiga gelandang yang bermain lebih ofensif.
Dengan formasi ini, Lukaku akan bermain bersama satu penyerang lainnya. Melihat skuad yang ada, Werner yang masuk kategori striker murni berpeluang paling besar jadi pendamping Lukaku.
Lukaku dan Werner akan dibantu oleh Mason Mount yang akan berperan sebagai gelandang serang. Sedangkan Kante dan Jorginho akan lebih banyak berfungsi menjaga soliditas lini tengah tim.
Romelu Lukaku telah resmi kembali ke juara Liga Champions musim lalu, Chelsea. Penyerang asal Belgia itu juga sudah mulai berlatih dengan rekan-rekan setimnya.
Kedatangan Lukaku memunculkan optimisme besar buat Chelsea. Pemain yang direkrut dari Inter Milan diyakini akan mampu mengemban tugas sebagai mesin gol tim sepanjang musim ini.
Lukaku datang ke Chelsea dengan reputasi mentereng. Pemain berusia 28 itu berhasil mengantarkan Inter keluar sebagai juara Liga Italia dan berstatus pemain paling subur.
Total 34 gol dijaringkan Lukaku dari 51 laga bersama Inter di semua kompetisi. Catatan tersebut membuatnya siap 'meledak dalam petualangan kedua di pentas Liga Inggris.
Lukaku akan menjadi teror bagi lini belakang lawan termasuk Arsenal yang akan jadi lawan berikutnya di Liga Inggris, Minggu (22/8). Berikut tiga formasi yang bisa dipakai Chelsea bersama Lukaku seperti dilansir dari Mirror:
1. Formasi 3-4-3
Formasi ini merupakan salah satu andalan pelatih Thomas Tuchel di Chelsea. Dengan formasi ini, Lukaku akan berperan sebagai targetman didampingi dua penyerang sayap.
Tuchel menetapkan formasi ini cocok buat Chelsea setelah berdiskusi dengan asistennya, Zsolt Low. Dengan formasi ini, Chelsea terbukti jadi tim yang sulit dibendung.
Lukaku akan jadi poros serangan tim sebagai targetman. Sedangkan untuk pendampingnya di dua posisi sayap, Chelsea memiliki banyak pilihan termasuk Timo Werner.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya...
Lukaku Bisa Berduet dengan Werner
Romelu Lukaku tampil impresif bersama Inter Milan. (AP/Luca Bruno)
2. Formasi 3-5-2
Formasi ini juga jadi alternatif lainnya buat Chelsea di bawah asuhan Tuchel. Apalagi, Lukaku juga terbilang familiar dengan formasi 3-5-2 semasa berseragam Inter.
Lukaku mampu menjalin kerja sama yang sangat baik dengan Lautaro Martinez sebagai tombak kembar La Beneamata. Pendekatan ini akan coba dibawa oleh Tuchel di Chelsea.
Sebagai calon pendamping Lukaku, nama Werner dan Kai Havertz bisa menjadi pilihan. "Saya pikir kami punya sekarang dengan Lukaku kesempatan untuk bermain dengan dua striker, seperti yang dia lakukan di Inter, atau tetap bermain dengan tiga striker," kata Tuchel.
Formasi ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan formasi 3-5-2. Perbedaannya hanya terletak pada posisi satu dari tiga gelandang yang bermain lebih ofensif.
Dengan formasi ini, Lukaku akan bermain bersama satu penyerang lainnya. Melihat skuad yang ada, Werner yang masuk kategori striker murni berpeluang paling besar jadi pendamping Lukaku.
Lukaku dan Werner akan dibantu oleh Mason Mount yang akan berperan sebagai gelandang serang. Sedangkan Kante dan Jorginho akan lebih banyak berfungsi menjaga soliditas lini tengah tim.