Di klub Eropa keduanya ini Witan berharap bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak. Pasalnya, saat bermain selama dua musim di FK Radnik Surdulica, Witan hanya diturunkan sebanyak lima kali dengan total 111 menit bermain.
Witan adalah salah satu pemain muda Indonesia yang memiliki skill dan kecerdasan bermain yang sangat baik. Hal itu dibuktikan Witan dengan dipanggil ke timnas senior pada usia 19.
Witan melakoni debut di Timnas Indonesia pada pertandingan uji coba internasional melawan Oman di Stadion The Seven's Dubai, Uni Emirat Arab, pada 29 Mei 2021.
Witan Sulaeman lakoni debut bersama Timnas Indonesia U-19 di turnamen Toulon Prancis. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/18)
Witan masuk sebagai pemain pengganti menggantikan kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono pada menit ke-68. Sayangnya, pada pertandingan ini, Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Oman.
Bakat Witan pertama kali ditemukan oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri di SKO Ragunan, setelah anak penjual sayur itu memutuskan merantau dari Palu ke Jakarta.
Witan melakoni debut bersama Timnas Indonesia U-19 dalam turnamen Toulon Prancis menghadapi timnas Brasil U-20, pada 31 Mei 2017. Meski, saat itu Merah Putih kalah 0-1 dari Brasil, namun penampilan Witan cukup menjanjikan.
Nama Witan semakin dikenal ketika memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 2017. Kala itu dia juga satu tim dengan wonderkid Indonesia, Egy Maulana Vikri.
Witan mencetak gol perdana untuk Timnas Indonesia U-19 ketika Merah Putih menang 8-0 atas Brunei Darussalam di Grup B. Witan mencetak dua dari delapan gol yang dicetak tim Garuda Nusantara.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Nama Witan Sulaeman semakin mentereng bersama Timnas IndonesiaU-19 di ajang Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tepatnya ketika Merah Putih menghadapi Uni Emirat Arab di laga terakhir Grup A yang menjadi momen tak terlupakan pemain muda itu.
Witan menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-19 atas Uni Emirat Arab berkat satu-satunya gol yang dia cetak pada menit ke-22.
Kemenangan itu pun mengantarkan Timnas Indonesia U-19 ke babak perempat final Piala Asia U-19.
Witan sendiri mulai terjun ke sepak bola profesional pada putaran kedua Liga 2 musim 2019 dengan bergabung bersama klub PSIM Yogyakarta saat berusia 17.
Dia bergabung dengan PSIM demi menambah pengalaman sebelum mengejar karier ke Eropa sekaligus menjaga sentuhan jelang SEA Games. Witan menjalani debut di PSIM saat menghadapi Persiba Balikpapan pada 22 Agustus 2019.
Saat usia 18, Witan mulai merantau ke Eropa. Sempat dirumorkan bergabung dengan Lechia Gdansk dan beberapa klub Belgia, Witan akhirnya bergabung klub Serbia, FK Radnik Surdulica.
Namun, lantaran kurang mendapatkan menit bermain, Witan memutuskan untuk meninggalkan Radnik pada 2021.
Setelah beberapa bulan tanpa klub, kini Witan akhirnya bergabung dengan Lechia Gdansk.
Witan pun kini siap untuk tampil lebih baik saat memperkuat Lechia Gdansk di Liga Polandia.
"Saya berharap bisa bermain di sini dan memberikan kontribusi untuk tim ini. Doakan saya ya," kata Witan Sulaiman di Instastory Lechia Gdansk.
Di klub Eropa keduanya ini Witan berharap bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak. Pasalnya, saat bermain selama dua musim di FK Radnik Surdulica, Witan hanya diturunkan sebanyak lima kali dengan total 111 menit bermain.
Witan adalah salah satu pemain muda Indonesia yang memiliki skill dan kecerdasan bermain yang sangat baik. Hal itu dibuktikan Witan dengan dipanggil ke timnas senior pada usia 19.
Witan melakoni debut di Timnas Indonesia pada pertandingan uji coba internasional melawan Oman di Stadion The Seven's Dubai, Uni Emirat Arab, pada 29 Mei 2021.
Witan Sulaeman lakoni debut bersama Timnas Indonesia U-19 di turnamen Toulon Prancis. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/18)
Witan masuk sebagai pemain pengganti menggantikan kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono pada menit ke-68. Sayangnya, pada pertandingan ini, Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Oman.
Bakat Witan pertama kali ditemukan oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri di SKO Ragunan, setelah anak penjual sayur itu memutuskan merantau dari Palu ke Jakarta.
Witan melakoni debut bersama Timnas Indonesia U-19 dalam turnamen Toulon Prancis menghadapi timnas Brasil U-20, pada 31 Mei 2017. Meski, saat itu Merah Putih kalah 0-1 dari Brasil, namun penampilan Witan cukup menjanjikan.
Nama Witan semakin dikenal ketika memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-18 2017. Kala itu dia juga satu tim dengan wonderkid Indonesia, Egy Maulana Vikri.
Witan mencetak gol perdana untuk Timnas Indonesia U-19 ketika Merah Putih menang 8-0 atas Brunei Darussalam di Grup B. Witan mencetak dua dari delapan gol yang dicetak tim Garuda Nusantara.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Awal Mula Witan Terjun ke Liga Profesional
Witan Sulaeman memulai terjun ke liga profesional dengan bergabung bersama PSIM Yogyakarta. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Nama Witan Sulaeman semakin mentereng bersama Timnas IndonesiaU-19 di ajang Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tepatnya ketika Merah Putih menghadapi Uni Emirat Arab di laga terakhir Grup A yang menjadi momen tak terlupakan pemain muda itu.
Witan menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-19 atas Uni Emirat Arab berkat satu-satunya gol yang dia cetak pada menit ke-22.
Kemenangan itu pun mengantarkan Timnas Indonesia U-19 ke babak perempat final Piala Asia U-19.
Witan sendiri mulai terjun ke sepak bola profesional pada putaran kedua Liga 2 musim 2019 dengan bergabung bersama klub PSIM Yogyakarta saat berusia 17.
Dia bergabung dengan PSIM demi menambah pengalaman sebelum mengejar karier ke Eropa sekaligus menjaga sentuhan jelang SEA Games. Witan menjalani debut di PSIM saat menghadapi Persiba Balikpapan pada 22 Agustus 2019.
Saat usia 18, Witan mulai merantau ke Eropa. Sempat dirumorkan bergabung dengan Lechia Gdansk dan beberapa klub Belgia, Witan akhirnya bergabung klub Serbia, FK Radnik Surdulica.
Namun, lantaran kurang mendapatkan menit bermain, Witan memutuskan untuk meninggalkan Radnik pada 2021.
Setelah beberapa bulan tanpa klub, kini Witan akhirnya bergabung dengan Lechia Gdansk.
Witan pun kini siap untuk tampil lebih baik saat memperkuat Lechia Gdansk di Liga Polandia.
"Saya berharap bisa bermain di sini dan memberikan kontribusi untuk tim ini. Doakan saya ya," kata Witan Sulaiman di Instastory Lechia Gdansk.