Pajak Lebih Bersahabat, Messi Irit Rp142 Miliar di PSG

jun | CNN Indonesia
Kamis, 09 Sep 2021 20:23 WIB
Kepala Pajak Eropa (APMEA) Lluis M Fargas Mas menyebut Lionel Messi mendapat berkah pajak Prancis selama membela Paris Saint-Germain (PSG). Lionel Messi untung Rp142 miliar ketimbang bayar pajak besar di Barcelona. (AP/Francois Mori)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Pajak Eropa (APMEA) Lluis M Fargas Mas menyebut Lionel Messi mendapat berkah pajak Prancis selama membela Paris Saint-Germain (PSG) dibanding selama di Barcelona.

Hal tersebut dituangkan Fargas dalam kolom yang terbit di Bloomberg Tax pada Kamis (9/9). Doktor di Harvard Business Schools mengatakan, pajak di Spanyol dan Prancis tak terkorelasi dengan kepindahan Messi.

Meski begitu kebijakan pajak Prancis akan memberikan kenyamanan pada bintang timnas Argentina tersebut. Setidaknya, dalam analisis Fargas, ada dua faktor yang membuat Messi akan nyaman dengan situasi pajak Prancis.


Pertama disebut dengan istilah rezim inpatriat. Inpatriat merupakan istilah tenaga kerja yang dipekerjakan oleh perusahaan di lokasi kantor pusat perusahaan, tetapi dia bukan warga negara dari perusahaan tersebut.

Dari rezim inpatriat ini Messi secara garis besar tidak harus membayar pajak atas 30 persen gaji yang diterima, dan membayar setengah dari pajak pendapatan yang diterima untuk hak citranya dari negara penghasilan itu didapat.

Kedua pajak kekayaan. Kebijakan pajak kekayaan di Prancis disebut lebih bersahabat dibanding Spanyol.

Konkretnya, selama di Spanyol Messi harus membayar pajak dari total kekayaan globalnya. Sedangkan selama membela Les Parisien, sebutan PSG, Messi hanya dikenakan pajak untuk aset yang berada di wilayah Prancis saja.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Menurut Perjanjian Perpajakan Berganda (DTA) yang ditandatangani antara Spanyol dan Prancis, properti pemain yang berlokasi di wilayah Spanyol akan dikenakan pajak di Spanyol, sehingga properti yang tidak berlokasi di Spanyol atau Prancis, atau properti bergerak, tidak akan dikenakan pajak sama sekali," tulis Fargas.

Menurut majalah Forbes, pada 2020 diperkirakan kekayaan Messi lebih dari lebih dari 1 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp14,253 triliun. Messi termasuk empat atlet di dunia dengan kekayaan sebesar itu.

Jika berpegang pada rilisan sejumlah media massa di Eropa, pendapat Messi per tahun adalah 41 juta dolar AS. Saat berada di Barcelona, dengan penghasilan ini Messi dikenai pajak 48 persen, tetapi selama di PSG hanya 27 persen.

Dengan kata lain Messi untung 21 persen setelah pindah ke PSG dari Barcelona. Artinya pula Messi menghemat sekitar 10 juta dolar dari kebijakan pajak di PSG dibanding setoran pajak saat membela Barcelona.

[Gambas:Video CNN]

(abd/jun)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER