3 Faktor Barcelona Hancur Lebur di Tangan Bayern

CNN Indonesia | Rabu, 15/09/2021 16:51 WIB
Sedikitnya ada tiga faktor krusial yang menjadi penyebab kekalahan Barcelona dari Bayern Munchen dengan skor 0-3 pada laga perdana Grup E Liga Champions. Barcelona takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (REUTERS/ALBERT GEA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sedikitnya ada tiga faktor krusial yang menjadi penyebab kekalahan Barcelona dari Bayern Munchen dengan skor 0-3 pada laga perdana Grup E Liga Champions, Rabu (15/9) dini hari WIB.

Tampil di depan publik Camp Nou, Barcelona malah bertekuk lutut dari tim tamu. Thomas Muller membuka keunggulan Munchen dan dua gol lainnya diborong Robert Lewandowski.

Hasil negatif ini membuat Barcelona terpuruk di dasar klasemen Grup E tanpa perolehan poin sementara Munchen berhak duduk di puncak dengan raihan tiga poin.


Benfica dan Dinamo Kiev yang bermain imbang tanpa gol masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Kedua tim ini sama-sama baru mengemas satu angka.

Berikut 3 faktor krusial yang bikin Barcelona kalah dari Bayern Munchen.

1. Kehilangan Sosok Messi

Selepas kepergian Messi, Barcelona memang dinilai bakal mengalami kemerosotan. Pasalnya, belum ada pemimpin di lapangan yang bisa jadi pembeda setiap saat seperti yang diperagakan Messi selama ini.

Memphis Depay yang diharapkan jadi ikon baru di Camp Nou masih belum sesuai ekspektasi. Winger asal Belanda itu lebih banyak berkreasi sendiri dan belum benar-benar menyatu dengan pemain lain.



Barcelona boleh saja tak terkalahkan di La Liga dalam beberapa pekan terakhir. Namun kemenangan di kompetisi domestik bukan jaminan berjaya di pentas Eropa.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Buktinya mereka dibuat tak berkutik di depan publik sendiri saat menjamu Munchen. Bahkan, Barcelona yang tak lagi memiliki Messi, tak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran di sepanjang pertandingan.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Lewandowski Mematikan Barcelona

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK