Rans Cilegon FC bakal tampil menghibur di Liga 2 2021. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia --
Niat Raffi Ahmad terjun ke sepak bola mulai memberi warna. Terobosan Raffi bersama Rans Cilegon FC dari sisi entertainment mulai menghadirkan anomali.
Anomali pertama, stigma bahwa klub kasta kedua Indonesia sulit mendapatkan sponsor terpatahkan. Pada Sabtu (18/9) malam contohnya, Rans Cilegon FC mengumumkan musim ini mereka akan didukung 11 logo sponsor.
Dibanding 23 klub Liga 2 lainnya, Rans Cilegon FC masuk jadi klub yang punya banyak sponsor. Tampilan jersey Rans Cilegon yang dipenuhi sponsor ini mirip Bali United yang diisi 15 jenis sponsor.
Raffi mengatakan dukungan dari 11 sponsor ini jadi bukti bahwa klub sepak bola Indonesia, termasuk Liga 2, bisa mendapat dukungan dari banyak produk asal dikelola dengan inovasi yang benar.
"Dalam sepak bola ini tidak ada yang namanya superman, yang ada super team. Kita tidak bisa sukses sendiri," kata Raffi saat memberi sambutan singkat dalam launching jersey tim di Kelapa Gading.
Sayang dalam acara tersebut Raffi tak membeberkan angka dari kerja sama sponsor. Posisi Raffi sebagai brand ambassador beberapa produk turut menjadi kunci digaetnya 11 sponsor tersebut.
Klub berjulukan The Prestige Phoenix ini juga sempat melakukan pertandingan uji coba di Turki di tengah pandemi Covid-19. Sejatinya uji coba menjelang kompetisi hal biasa, tetapi Rans Cilegon berbeda.
Mereka berangkat ke Turki karena mendapat undangan dari Turkey Tourism Promotional and Development Agency. Ini anomali yang hampir tidak pernah terjadi, klub sepak bola Indonesia jadi agen promosi wisata.
Pejabat Klub Rans Cilegon lainnya, Rudi Salim, menilai kehadiran Raffi di sepak bola Indonesia ikut hidupkan industri. Buktinya, kata Rudi, sejumlah artis ikut menangani klub sepak bola.
"Liga 2 merupakan ajang bergengsi. Sebelum diakuisisi Rans, Cilegon United merupakan klub asal Banten. Pada 31 Maret kami akuisisi dan berhasil membangkitkan Cilegon United," kata Rudi.
"Menurut saya sepak bola Indonesia harus berterima kasih kepada Raffi karena dengan adanya Rans yang berkecimpung di sepak bola Indonesia, terjadi perkembangan yang lebih modern, lebih anak muda," katanya.
Bersama Raffi dan Dito Ariotedjo sebagai pejabat klub lainnya, Rudi merasa satu visi membangun Rans Cilegon dan atmosfer sepak bola Indonesia. Mereka ingin konsep olahraga, entertainment, dan bisnis melebur.
"Kami memiliki visi yang sama, yakni melihat sepak bola bukan hanya sekedar cabang olahraga, namun juga bisa diolah ke dalam dunia entertainment dan bisnis, sehingga menciptakan gebrakan yang baru," ucap Rudi.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Untuk mengarungi Liga 2 2021 yang keras: dari 24 tim hanya 3 tim yang berhak promosi ke Liga 1 2022, Rans Cilegon FCdiperkuat pemain-pemain bernama, baik dari level muda hingga mantan bintang Timnas Indonesia.
Bintang pertama Rans Cilegon adalah Cristian Gonzales. Meski sudah 45 tahun, pemain naturalisasi ini diharapkan bisa menjadi 'guru' bagi pemain-pemain muda Rans Cilegon.
Kemudian ada Hamka Hamzah. Mantan bek Persija ini tak hanya jadi pemain, tetapi juga sebagai manajer tim. Jam terbang Hamka bersama klub-klub besar Indonesia diharapkan memberi dampak.
Selain itu ada pemain-pemain level Liga 1 seperti Asri Akbar, Kurniawan Karman, Tegar Infantrie, Rifal Lastori, Patrich Wanggai, Boas Isir, Makarius Suruan, hingga Miftahul Ikhsan.
Terbaru Rans meminjam striker Persita, Sirvi Arfani. Ini membuat tim asuhan Bambang Nurdiansyah tersebut makin dalam komposisi timnya. Karenanya target lolos babak grup dianggap masuk akal.
Rans juga mendatangkan pemain berlabel 'entertainment' untuk mengatrol sisi hiburan. Salah satunya adalah Syamsir Alam. Keputusan mengontrak Syamsir sempat jadi sorotan karena kondisinya.
Walau pernah membela Timnas Indonesia U-23, Syamsir sudah lama tak tampil di sepak bola. Ia lebih banyak menjadi artis di televisi. Namun Rans Cilegon sudah punya pertimbangan yang matang.
Pelatih Rans Cilegon United Bambang Nurdiansyah menilai kebijakan klub mendatangkan pemain berlabel 'artis' adalah terobosan. Sebagai pelatih Bambang bertugas memoles teknik Syamsir lagi.
Setelah 'gantung sepatu' empat tahun dari sepak bola, Syamsir mulai menemukan keahliannya lagi. Salah satu buktinya Syamsir menjadi pilihan Bambang dalam laga uji coba melawan Fenerbahce.
Rans tergabung di Grup B bersama Dewa United Martapura, Perserang, Badak Lampung FC, PSKC, dan Persekat. Pertandingan putaran pertama Grup B akan berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Jika menilik komposisi pemain enam klub Grup B, Rans di atas angin. Komposisi tim yang lumayan 'berbintang' hanya Dewa United Martapura. Keduanya berpeluang besar melaju ke babak selanjutnya.
Jika lolos ke babak delapan besar, lawan yang akan dihadapi semakin ketat. Tim-tim yang juga bertabur bintang seperti Persis Solo, AHHA PSG Pati, Sriwijaya FC, hingga Persiba Balikpapan siap mengadang.
Jika sisi entertainment jadi andalan dan anomali inovasi terus dilahirkan, sisi terakhir yang akan menentukan sukses Rans Cilegon di Liga 2 2021 adalah kerja keras pemain dan kecerdikan pelatih.
Niat Raffi Ahmad terjun ke sepak bola mulai memberi warna. Terobosan Raffi bersama Rans Cilegon FC dari sisi entertainment mulai menghadirkan anomali.
Anomali pertama, stigma bahwa klub kasta kedua Indonesia sulit mendapatkan sponsor terpatahkan. Pada Sabtu (18/9) malam contohnya, Rans Cilegon FC mengumumkan musim ini mereka akan didukung 11 logo sponsor.
Dibanding 23 klub Liga 2 lainnya, Rans Cilegon FC masuk jadi klub yang punya banyak sponsor. Tampilan jersey Rans Cilegon yang dipenuhi sponsor ini mirip Bali United yang diisi 15 jenis sponsor.
Raffi mengatakan dukungan dari 11 sponsor ini jadi bukti bahwa klub sepak bola Indonesia, termasuk Liga 2, bisa mendapat dukungan dari banyak produk asal dikelola dengan inovasi yang benar.
"Dalam sepak bola ini tidak ada yang namanya superman, yang ada super team. Kita tidak bisa sukses sendiri," kata Raffi saat memberi sambutan singkat dalam launching jersey tim di Kelapa Gading.
Sayang dalam acara tersebut Raffi tak membeberkan angka dari kerja sama sponsor. Posisi Raffi sebagai brand ambassador beberapa produk turut menjadi kunci digaetnya 11 sponsor tersebut.
Klub berjulukan The Prestige Phoenix ini juga sempat melakukan pertandingan uji coba di Turki di tengah pandemi Covid-19. Sejatinya uji coba menjelang kompetisi hal biasa, tetapi Rans Cilegon berbeda.
Mereka berangkat ke Turki karena mendapat undangan dari Turkey Tourism Promotional and Development Agency. Ini anomali yang hampir tidak pernah terjadi, klub sepak bola Indonesia jadi agen promosi wisata.
Pejabat Klub Rans Cilegon lainnya, Rudi Salim, menilai kehadiran Raffi di sepak bola Indonesia ikut hidupkan industri. Buktinya, kata Rudi, sejumlah artis ikut menangani klub sepak bola.
"Liga 2 merupakan ajang bergengsi. Sebelum diakuisisi Rans, Cilegon United merupakan klub asal Banten. Pada 31 Maret kami akuisisi dan berhasil membangkitkan Cilegon United," kata Rudi.
"Menurut saya sepak bola Indonesia harus berterima kasih kepada Raffi karena dengan adanya Rans yang berkecimpung di sepak bola Indonesia, terjadi perkembangan yang lebih modern, lebih anak muda," katanya.
Bersama Raffi dan Dito Ariotedjo sebagai pejabat klub lainnya, Rudi merasa satu visi membangun Rans Cilegon dan atmosfer sepak bola Indonesia. Mereka ingin konsep olahraga, entertainment, dan bisnis melebur.
"Kami memiliki visi yang sama, yakni melihat sepak bola bukan hanya sekedar cabang olahraga, namun juga bisa diolah ke dalam dunia entertainment dan bisnis, sehingga menciptakan gebrakan yang baru," ucap Rudi.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Rans Cilegon FC Punya Skuad Kualitas Liga 1
Rans Cilegon FC punya materi pemain berkualitas Liga 1. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Untuk mengarungi Liga 2 2021 yang keras: dari 24 tim hanya 3 tim yang berhak promosi ke Liga 1 2022, Rans Cilegon FCdiperkuat pemain-pemain bernama, baik dari level muda hingga mantan bintang Timnas Indonesia.
Bintang pertama Rans Cilegon adalah Cristian Gonzales. Meski sudah 45 tahun, pemain naturalisasi ini diharapkan bisa menjadi 'guru' bagi pemain-pemain muda Rans Cilegon.
Kemudian ada Hamka Hamzah. Mantan bek Persija ini tak hanya jadi pemain, tetapi juga sebagai manajer tim. Jam terbang Hamka bersama klub-klub besar Indonesia diharapkan memberi dampak.
Selain itu ada pemain-pemain level Liga 1 seperti Asri Akbar, Kurniawan Karman, Tegar Infantrie, Rifal Lastori, Patrich Wanggai, Boas Isir, Makarius Suruan, hingga Miftahul Ikhsan.
Terbaru Rans meminjam striker Persita, Sirvi Arfani. Ini membuat tim asuhan Bambang Nurdiansyah tersebut makin dalam komposisi timnya. Karenanya target lolos babak grup dianggap masuk akal.
Rans juga mendatangkan pemain berlabel 'entertainment' untuk mengatrol sisi hiburan. Salah satunya adalah Syamsir Alam. Keputusan mengontrak Syamsir sempat jadi sorotan karena kondisinya.
Walau pernah membela Timnas Indonesia U-23, Syamsir sudah lama tak tampil di sepak bola. Ia lebih banyak menjadi artis di televisi. Namun Rans Cilegon sudah punya pertimbangan yang matang.
Pelatih Rans Cilegon United Bambang Nurdiansyah menilai kebijakan klub mendatangkan pemain berlabel 'artis' adalah terobosan. Sebagai pelatih Bambang bertugas memoles teknik Syamsir lagi.
Setelah 'gantung sepatu' empat tahun dari sepak bola, Syamsir mulai menemukan keahliannya lagi. Salah satu buktinya Syamsir menjadi pilihan Bambang dalam laga uji coba melawan Fenerbahce.
Rans tergabung di Grup B bersama Dewa United Martapura, Perserang, Badak Lampung FC, PSKC, dan Persekat. Pertandingan putaran pertama Grup B akan berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Jika menilik komposisi pemain enam klub Grup B, Rans di atas angin. Komposisi tim yang lumayan 'berbintang' hanya Dewa United Martapura. Keduanya berpeluang besar melaju ke babak selanjutnya.
Jika lolos ke babak delapan besar, lawan yang akan dihadapi semakin ketat. Tim-tim yang juga bertabur bintang seperti Persis Solo, AHHA PSG Pati, Sriwijaya FC, hingga Persiba Balikpapan siap mengadang.
Jika sisi entertainment jadi andalan dan anomali inovasi terus dilahirkan, sisi terakhir yang akan menentukan sukses Rans Cilegon di Liga 2 2021 adalah kerja keras pemain dan kecerdikan pelatih.