Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia memiliki beberapa atlet yang mengoleksi emas lengkap di ajang multicabang nasional, Asia Tenggara, Asia, dan Olimpiade.
Hingga kini, atlet-atlet penyumbang emas Indonesia di Olimpiade hanya berasal dari cabang badminton. Olahraga tepuk bulu ini selalu menjadi andalan di Olimpiade. Dalam Olimpiade terakhir, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melanjutkan tradisi emas.
Namun tidak semua peraih medali emas Indonesia di Olimpiade punya catatan lengkap dari multievent seperti PON, SEA Games, dan Asian Games.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut atlet-atlet pemilik emas lengkap dari PON sampai Olimpiade:
1. Taufik Hidayat
Mantan andalan tunggal putra Indonesia ini menorehkan sukses di Olimpiade 2004. Emas Taufik menjadi satu-satunya bagi kontingen Indonesia pada saat itu.
Setelah tampil sebagai juara tunggal putra di Olimpiade, di tahun yang sama Taufik juga mengoleksi emas di PON XVI yang berlangsung di Palembang usai mengalahkan Simon Santoso di final.
Bukti kualitas Taufik di sektor tunggal putra juga dipertontonkan saat menyabet emas SEA Games dari 1999 sampai 2011 dan Asian Games dalam tiga penyelenggaraan beruntun dari 1998 hingga 2006.
2. Candra Wijaya
Candra merupakan salah satu pemain ganda putra yang memiliki prestasi lengkap. Mantan atlet yang pernah mendapat binaan di tim Pelita Jakarta dan Jaya Raya pernah merasakan sukses di ajang internasional bersama Tony Gunawan dan Sigit Budiarto.
Prestasi Candra mulai diperlihatkan sejak akhir 1990-an. Selain berlaga dan menuai sukses di kejuaraan-kejuaraan badminton, Candra juga mendapat kalungan emas SEA Games pada 1997, disusul Asian Games 1998, dan Olimpiade 2000.
Setelah bergelimang medali di luar negeri, Candra baru mendapat emas Olimpiade pada 2004 ketika berpasangan dengan Nova Widianto.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Gemilang Markis Kido/Hendra Setiawan hingga Greysia Polii
Karier panjang Greysia Polii ditandai dengan beragam koleksi emas. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)
3. Markis Kido
Sama seperti Candra, Kido juga meraih emas PON pada 2004 di Palembang. Yang berbeda adalah, Kido meraih emas di nomor beregu.
Kido yang saat itu sudah berpasangan dengan Hendra Setiawan merupakan junior Candra. Pada saat itu, Kido juga sudah menjadi tulang punggung Indonesia di berbagai kejuaraan.
Kido dan Hendra pun meraih emas SEA Games sejak 2003 hingga 2011, emas Asian Games 2010, dan Olimpiade 2008.
4. Hendra Setiawan
Hendra yang dikenal sebagai tandem Kido saat ini masih aktif bermain bersama Mohammad Ahsan. Catatan Hendra pun serupa Kido, namun pemain 35 tahun itu memiliki tambahan emas Asian Games.
Selain meraih emas Asian Games 2010, Hendra kembali naik podium teratas empat tahun kemudian bersama Ahsan.
5. Greysia Polii
Karier Greysia mungkin tak lama lagi akan berakhir, namun atlet spesialis ganda ini lebih dulu menorehkan catatan emas di berbagai penyelenggaraan olahraga multicabang.
Sebelum mengibarkan bendera merah putih di Olimpiade 2020 dan SEA Games 2019 bersama Apriyani, Greysia lebih dulu menuai sukses saat berduet dengan Nitya Krishinda Maheswari di Asian Games 2014.
Sementara di ajang SEA Games 2003, Greysia juga menjadi bagian tim putri Indonesia yang meraih emas.
Kiprah Greysia di PON berlangsung pada 2012 saat menjadi juara saat bertandem dengan Nathalia Poluakan mewakili Sulawesi Utara mengalahkan Jo Novita/Pia Zebadiah Bernadet yang membela DKI Jakarta.
[Gambas:Video CNN]