Eduard Ivakdalam Sebut 3 Kunci Papua Juara Sepak Bola PON

CNN Indonesia | Jumat, 15/10/2021 00:09 WIB
Pelatih sepak bola putra Papua Eduard Ivakdalam membeberkan tiga kunci sukses timnya juara cabor sepak bola PON Papua 2021. Eduard Ivakdalam sukses membawa Papua juara sepak bola PON 2021. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih sepak bola putra Papua Eduard Ivakdalam membeberkan tiga kunci sukses timnya juara cabor sepak bola PON Papua 2021.

Tuan rumah Papua meraih medali emas setelah menundukkan Aceh 2-0 dalam partai final cabor sepak bola PON di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (14/10).

Usai membawa timnya menang Eduard Ivakdalam menyebutkan kunci keberhasilan Papua juara sepak bola PON.


Pertama, menurut Eduard, kemenangan ini diraih berkat kekuatan doa para pemain dan tim.

"Dan itu terus-menerus mereka lakukan setiap hari sehingga akhirnya apa kekurangan yang kami miliki di lapangan selalu bisa ditutupi oleh keputusan Tuhan," ujar Eduard dikutip dari Antara.

Kedua, mantan kapten Persipura itu menilai kekompakan dan kebersamaan menjadi kekuatan timnya untuk memenangkan medali emas PON 2021.

"Dengan kekompakan tim, kebersamaan tim. Ini tim yang tidak banyak mengeluh, tidak banyak berteriak, tapi akhirnya Tuhan bisa menjawab semua itu," kata Eduard melengkapi.


Eduard juga menilai timnya tampil beda dibandingkan saat mengalahkan Aceh 1-0 di babak enam besar PON.

Kali ini, Eduard menilai timnya memainkan permainan yang dominan dan tajam di lini depan untuk mengalahkan Aceh 2-0 di final.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Ketiga, Eduard mengatakan dukungan para pendukung juga menjadi kunci kesuksesan Papua menjuarai cabor sepak bola PON 2021.

"Harus diakui ada perbedaan antara enam besar dengan hari ini. Hari ini walaupun capai dan lelah, ada begitu banyak orang yang datang mendukung," ucap Eduard.

"Ini menjadi suatu tenaga baru bagi para pemain, mereka punya keyakinan dan satu tekad tapi semuanya mereka serahkan sama Tuhan. Dan itu bisa mereka perlihatkan sampai pertandingan berakhir, mereka terus berlari itu."

[Gambas:Video CNN]



(rhr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK