PSSI Jawab Pro Kontra Naturalisasi Pemain Keturunan Timnas Indonesia

jun | CNN Indonesia
Selasa, 23 Nov 2021 21:00 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menganggap pro kontra program naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia sebagai hal lumrah. PSSI sebut rencana naturalisasi pemain merupakan permintaan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong. (CNN Indonesia/ Abdul Susila)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menganggap pro kontra program naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia sebagaimana diinginkan Shin Tae Yong, sebagai hal lumrah.

"Kalau jadi perdebatan, ada pro kontra, itu kan biasa. Ada yang mau naturalisasi, ada yang tidak. Selama untuk kebaikan timnas kita kenapa tidak. Itu yang jadi pertimbangan Shin Tae Yong naturalisasi keempat pemain tersebut," kata Iriawan, Selasa (23/11).

Empat pemain keturunan yang akan dinaturalisasi PSSI tersebut adalah Jordi Amat (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Kevin Diks (FC Copenhagen), dan Mees Hilgers (FC Twente). Untuk program ini PSSI bahkan membentuk tim khusus.

Tim ini dipimpin anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani. Hasani yang akan melakukan komunikasi dengan pemain, lewat agennya. PSSI mengontak agen pemain untuk meminta bukti darah keturunan Indonesia.

PSSI tak ingin empat pemain tersebut hanya mengaku punya darah Indonesia, tetapi tak punya bukti sah. Kisah naturalisasi Marc Klok yang tak bisa membela Timnas Indonesia setelah dinaturalisasi karena tak punya dokumen keturunan, jadi pelajaran.

"Sekarang tim sedang bekerja di bawah pak Hasani Abdulgani. Tim bagi-bagi tugas. Nanti saya minta segera meng-update. Sehingga nanti kalau memang ada, saya minta percepat proses tersebut. Semua didukung pemerintah," kata Iriawan.

"Kami sudah kontak [empat pemain yang diinginkan Shin Tae Yong] tetapi dengan agennya. Jadi agennya nanti ke dia [pemain]. Biasanya begitu. Tentu nanti agen akan bicara. Kita minta pak Hasani untuk terus menginformasikan perkembangan terakhir," ucapnya menambahkan.

Iriawan mengatakan, Hasani akan ke Eropa untuk berkomunikasi dengan empat pemain tersebut. Menurut Iriawan ini menjadi bukti bahwa PSSI ingin memastikan pemain yang diminta Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia benar-benar sesuai aturan.

Sementara itu, Iriawan memastikan akan ada tambahan pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020. Saat ini ada 23 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Turki, tidak termasuk Egy Maulana, Elkan Baggott, dan Syahrian Abimanyu.

Banner Testimoni

Ketiga pemain tetap didaftarkan PSSI ke AFF untuk Piala AFF bersama empat pemain tambahan. Sayangnya Iriawan tak membeberkan siapa saja empat pemain yang akan menyusul tim berangkat ke Singapura pada awal Desember nanti.

"Kemarin hasil rapat dengan LIB nanti pada saatnya akan ada penambahan dari klub-klub. Mungkin satu minggu sebelum Piala AFF dimulai. Jumlahnya 30 pas. Berarti empat pemain lagi yang akan dipanggil," kata Iriawan.

[Gambas:Video CNN]

Soal komunikasi dengan FK Senica, klub Egy, belum final. PSSI lewat Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri masih menjalin komunikasi. Diharapkan dalam dua hari ke depan sudah ada keputusan apakah Egy bisa tampil di Piala AFF sejak awal atau menyusul.

"Yang jelas kalau Elkan Baggott bisa main dalam Piala AFF. Kalau Egy sampai sekarang, coach Indra Sjafri yang komunikasi, dalam satu dua hari mungkin akan disampaikan kepastiannya. Kita berharap klub [FK Senica] bisa memberikan itu [tampil di Piala AFF]," ujarnya.

(abd/jun)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER