5 Pemain Luar Negeri yang Belum Dipanggil Shin Tae Yong

CNN Indonesia
Kamis, 27 Jan 2022 20:14 WIB
5 Pemain Luar Negeri yang Belum Dipanggil Shin Tae Yong
Bagus Kahfi saat ini sedang meniti karier di Belanda. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pemain muda yang sedang berkarier di luar negeri tak masuk pantauan Shin Tae Yong untuk Timnas Indonesia saat ini. Berikut daftar lima pemain tersebut.

Dari tahun ke tahun, jumlah pemain yang mencoba peruntungan di luar negeri terus meningkat. Pada 2021 misalnya tak kurang dari 27 pemain berkarier di luar negeri, dari Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Eropa Timur.

Tahun ini jumlahnya berkurang, tetapi diyakini bakal bertambah pada bursa transfer musim panas pada Juli-Agustus mendatang. Sejumlah nama sudah dikait-kaitkan bakal meniti karier di kompetisi yang lebih maju.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Main di luar negeri, diyakini membuka kans membela Timnas Indonesia. Pasalnya kualitas kompetisi sepak bola di luar negeri dianggap lebih baik ketimbang di Indonesia.

Berikut adalah lima pemain yang membela klub luar negeri, tetapi tak mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia:

Ryu Nugraha (AC Nagano Parceiro)

Sempat dipinjamkan ke klub kasta kelima Liga Jepang, Fukui United, kini Ryu Nugraha kembali ke klub kasta ketiga, AC Nagano Parceiro. Kiper berstatus WNI ini sedang merintis jalan dilirik klub kasta kedua dan pertama Jepang.

Lahir di Chikuma, Nagano, Jepang pada 6 April 2000, Ryu memulai karier dengan ikut akademi Shioda MS dan Ueda Chikuma HS, lantas bergabung AC Nagano pada 2019. Sepak bola Jepang diyakini membuat tekniknya terasah.

Brylian Aldama (NK Pomorac 1921)

Jadi andalan Shin dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021 yang batal ketika pemusatan latihan di Kroasia, Brylian Aldama tak kunjung masuk daftar panggil Timnas Indonesia U-23 maupun senior selama 2020 dan 2021.

Pemain yang sedang dipinjamkan HNK Rijeka ke NK Pomorac 1921 ini memulai perjuangannya di Kroasia dengan tampil di kompetisi level usia. Nama mantan pemain Persebaya ini sudah masuk skuad tim utama, tapi belum debut.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

David Maulana hingga Bagus Kahfi

Bagus Kahfi saat ini sedang meniti karier di Belanda. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

David Maulana (NK Pomorac 1921)

Sama seperti Brylian, David Maulana juga dipinjamkan HNK Rijeka ke NK Pomorac 1921. Pemain asal Medan berposisi gelandang serang ini jadi pilihan utama Pomoroc untuk tim usia U-19 dan juga tim utama.

David telah menjalani beberapa pertandingan di kompetisi kasta ketiga dan makin dipercaya. Kini David sedang bersiap mendapat lebih banyak jam main, agar musim depan bisa dipanggil kembali ke HNK Rijeka.

Kelana Mahesa (Frechen 20)

Pemain berdarah Jerman Indonesia ini sempat membela Timnas U-19 pada 2020. Mahesa lahir di Koln, Jerman pada 30 Januari 2001. Saat ini Mahesa membela klub kasta kelima Liga Jerman, Frechen 20.

Musim ini Mahesa tercatat dua kali tampil di Mittelrhein Pokal 2021/2022. Dari dua kesempatan tersebut pemain berposisi gelandang bertahan ini dianggap tampil impresif. Meski demikian panggilan ke Timnas U-23 belum datang.

Banner Testimoni

Bagus Kahfi (Jong Utrecht)

Sempat dipanggil saat Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Amiruddin Bagus Kahfi tak masuk skuad Piala AFF 2020 (2021). Performa Bagus yang tak menjanjikan saat tampil melawan Australia sepertinya jadi indikasi.

Meski demikian pemain Jong Utrecht ini punya kesempatan tampil di Piala AFF U-23 2022 maupun SEA Games 2021 (2022). Apalagi jika Bagus menunjukkan performa yang meyakinkan di sisa kompetisi Liga Belanda.

LIHAT SELENGKAPNYA