Jakarta, CNN Indonesia -- Media asal Inggris, The Race, mengungkap sejumlah permasalahan yang terjadi pada gelaran MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, Minggu (20/3).
MotoGP Mandalika telah berhasil menjadi sorotan dunia motor sport dengan segala cerita menarik dan nilai positif di dalamnya.
Beragam pujian dilontarkan pada Indonesia untuk keindahan, kemegahan, dan kemeriahan gelaran MotoGP Mandalika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, di samping itu ada pula beberapa masalah atau kekurangan yang disorot oleh media asing. Salah satunya oleh media asal Inggris, The Race.
Dalam artikel yang diunggah pada Kamis (24/3) dini hari, The Race mencoba menganalisis soal permasalahan teknis yang terjadi di MotoGP Mandalika.
"Sulit untuk membantah bahwa pembukaan MotoGP di sirkuit baru di Mandalika di Indonesia benar-benar kacau, karena masalah bukan hanya pada permukaan trek baru yang sudah diperbaiki tetapi juga dengan ban Michelin yang disiapkan khusus untuk menyesuaikan kondisi," tulis The Race.
"Namun alasan sebenarnya dari segudang masalah yang melanda balapan lebih terletak pada waktu yang mepet atau buru-buru rumah balapan di sirkuit baru di tengah pandemi global, dan dengan protokol penilaian lintasan," tulis The Race menambahkan.
Menurut The Race, permasalahan trek harus ditanyakan pada FIM selaku pihak yang memeriksa kesiapan lintasan.
"Sistem itu sekarang harus diubah. Sebuah proses baru harus dilakukan, dengan pengawasan yang lebih ilmiah, kontrol yang lebih besar atas proses pelapisan aspal dan spesifikasi yang ada di dalamnya, dan dengan analisis yang lebih baik dari produk akhir sebelum disetujui," tulis The Race.
Selain itu, menurut The Race, pasar MotoGP yang besar di Indonesia juga menjadi tekanan bagi tuan rumah.
"Bukan rahasia lagi bahwa negara Asia Tenggara itu gila MotoGP. Sebenarnya, ini mungkin satu-satunya pasar nasional terbesar untuk olahraga di mana saja.Ada tekanan besar untuk membuat sebuah perlombaan terjadi di negara terpadat keempat di dunia," tulis The Race.
Bersambung di halaman berikutnya...
Ban Michelin yang Dikeluhkan
MotoGP Mandalika digelar di Sirkuit Mandalika dengan kondisi trek basah. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Selain itu, The Race juga menyoroti terkait masalah ban Michelin yang dikeluhkan para pembalap di MotoGP Mandalika.
"Bisakah Michelin mempersiapkan yang lebih baik dengan waktu yang lebih panjang? Sangat bisa. Apakah ketergesaan MotoGP untuk menggelar balapan di Indonesia menjadi alasan sebenarnya mengapa pemasok ban itu terpaksa membawa ban yang membuat Honda dan Suzuki menghabiskan akhir pekan lalu dengan adu mulut? Itu kesimpulan yang logis. Apakah liburan lucu pada akhir pekan itu dapat dihindari? Ya," tulis The Race.
"Sederhananya, ada kewajiban semua pihak untuk melindungi pengendara. Dan kami sekarang hanya bisa berharap bahwa pelajaran yang diambil dari ini baik menjelang balapan tahun depan di sirkuit tersebut," tulis The Race menambahkan.
Selain The Race, Motorsport.com juga menyoroti masalah di MotoGP Mandalika lewat sebuah artikel yang diunggah pada Rabu (23/3) malam WIB.
Motosport.com menuliskan bahwa balapan MotoGP Mandalika penuh ketidakpastian dan ketegangan.
[Gambas:Photo CNN]
"Ajang yang awalnya dijadwalkan debut pada 2021 sebelum ditangguhkan karena pandemi Covid-19, dapat dilanjutkan pada Minggu lalu dengan penuh ketidakpastian dan ketegangan. Hujan deras pun memaksa start MotoGP ditunda selama satu seperempat jam," tulis Motorsport.com.
"Tidak masalah juga bahwa Race Direction harus memperpendek tujuh laps putaran dari 27 menjadi 20 laps, dan beberapa waktu sebelumnya juga telah meninggalkan kelas Moto2 dengan hanya 16 lap dari seharusnya 25 lap," tulis Motorsport.com menambahkan.
Balapan MotoGP berikutnya adalah MotoGP Argentina, 3 April mendatang. Balapan MotoGP Argentina bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com dan siaran langsung di Trans7.
[Gambas:Video CNN]