Kondisi Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat, terlihat sangat parah. CNN Indonesia/Abi Sarwanto
Jakarta, CNN Indonesia --
Proyek pembangunan sarana olahraga secara besar-besaran terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, namun diantaranya justru mangkrak atau terbengkalai. Berikut daftar sarana olahraga yang mangkrak di Indonesia.
Sejumlah venue olahraga di Indonesia mangkrak selama bertahun-tahun dengan berbagai alasan, mulai dari persoalan dana, politik, hingga kasus korupsi.
Akibatnya, fasilitas yang dipersiapkan untuk masyarakat dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia itu tidak bisa digunakan, bahkan sebagian sudah ada yang hancur. Berikut daftar sarana olahraga uang mangkrak di Indonesia:
Berbicara proyek pembangunan sarana olahraga yang mangkrak, mungkin akan langsung tertuju pada kasus Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Proyek kompleks olahraga yang bernilai hingga Rp 2,5 triliun itu mangkrak selama bertahun-tahun. Kini, Wisma Atlet Hambalang lebih terlihat seperti benteng peninggalan sejarah yang hancur tak terawat.
Proyek ini dimulai pada 2010, lalu dihentikan pada 2011 setelahnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus praktik korupsi dalam proses pembangunannya.
Tapi, pada 2021 lalu, proyek yang mangkrak ini rencananya akan kembali dilanjutkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bahkan, rencana untuk kembali mengoperasikan kompleks olahraga Hambalang telah tercantum dalam agenda besar Desain Olahraga Nasional.
2. Wisma Atlet di Sidoarjo
Pembangunan Wisma Atlet di Sidoarjo juga mangkrak karena kasus dugaan korupsi. Proyek pembangunan Wisma Atlet ini dimulai pada 2019 dengan anggaran senilai Rp13,4 miliar.
Namun, proyek pembangunan tidak bisa dilanjutkan karena kasus korupsi. Kini kondisi Wisma Atlet di Sidoarjo pun semakin terbengkalai.
Sempat diwacanakan pembangunan akan dilanjutkan pada 2021, namun batal karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Akibatnya, proyek wisma atlet di Sidoarjo kembali tidak ada kejelasan sampai sekarang.
Bersambung ke halaman berikutnya...
3. Stadion Barombong
Stadion Barombong, Makassar, menjadi salah satu stadion yang tak kunjung selesai dibangun. Padahal, Stadion Barombong sudah mulai dibangun pada tahun 2011.
Sudah 11 tahun lamanya Stadion Barombong tak kunjung selesai. Bahkan beberapa bagian tribune stadion sudah ambruk karena tak terurus.
Wali Kota Makassar sempat mencoba untuk melanjutkan pembangunan Stadion Barombong namun kandas karena Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman menyarankan agar anggaran difokuskan pada pembangunan Stadion Mattoangin.
Stadion Utama Palaran yang kemegahannya sangat dibanggakan masyarakat Kalimantan Timur, kini kondisinya memprihatinkan.
Stadion tersebut pertama kali digunakan saat pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008 lalu.
Setelah selesai PON itu, fasilitas stadion tidak terawat. Akibatnya, sejumlah fasilitas di stadion yang dibangun dengan anggaran hampir Rp3 triliun itu rusak parah.
Bahkan, kursi single seat di tribune penonton kini sudah ditumbuhi tanaman-tanaman liar.
5. Stadion Watubelah
Stadion Watubelah, Cirebon yang didirikan sejak pertengahan 2012 lalu kini juga terbengkalai. Proyek pembangunan stadion ini ditargetkan rampung 2015.
Rencananya stadion ini dibangun untuk menjadi salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 di Jawa Barat.
Namun, hingga kini pembangunan stadion tersebut tak kunjung rampung lantaran anggaran untuk melanjutkan pembangunan stadion tak juga cair.
Proyek pembangunan sarana olahraga secara besar-besaran terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, namun diantaranya justru mangkrak atau terbengkalai. Berikut daftar sarana olahraga yang mangkrak di Indonesia.
Sejumlah venue olahraga di Indonesia mangkrak selama bertahun-tahun dengan berbagai alasan, mulai dari persoalan dana, politik, hingga kasus korupsi.
Akibatnya, fasilitas yang dipersiapkan untuk masyarakat dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia itu tidak bisa digunakan, bahkan sebagian sudah ada yang hancur. Berikut daftar sarana olahraga uang mangkrak di Indonesia:
Berbicara proyek pembangunan sarana olahraga yang mangkrak, mungkin akan langsung tertuju pada kasus Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Proyek kompleks olahraga yang bernilai hingga Rp 2,5 triliun itu mangkrak selama bertahun-tahun. Kini, Wisma Atlet Hambalang lebih terlihat seperti benteng peninggalan sejarah yang hancur tak terawat.
Proyek ini dimulai pada 2010, lalu dihentikan pada 2011 setelahnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus praktik korupsi dalam proses pembangunannya.
Tapi, pada 2021 lalu, proyek yang mangkrak ini rencananya akan kembali dilanjutkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bahkan, rencana untuk kembali mengoperasikan kompleks olahraga Hambalang telah tercantum dalam agenda besar Desain Olahraga Nasional.
2. Wisma Atlet di Sidoarjo
Pembangunan Wisma Atlet di Sidoarjo juga mangkrak karena kasus dugaan korupsi. Proyek pembangunan Wisma Atlet ini dimulai pada 2019 dengan anggaran senilai Rp13,4 miliar.
Namun, proyek pembangunan tidak bisa dilanjutkan karena kasus korupsi. Kini kondisi Wisma Atlet di Sidoarjo pun semakin terbengkalai.
Sempat diwacanakan pembangunan akan dilanjutkan pada 2021, namun batal karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Akibatnya, proyek wisma atlet di Sidoarjo kembali tidak ada kejelasan sampai sekarang.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Deretan Stadion Mangkrak
Gedung Wisma Atlet Hambalang diselimuti ilalang. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
3. Stadion Barombong
Stadion Barombong, Makassar, menjadi salah satu stadion yang tak kunjung selesai dibangun. Padahal, Stadion Barombong sudah mulai dibangun pada tahun 2011.
Sudah 11 tahun lamanya Stadion Barombong tak kunjung selesai. Bahkan beberapa bagian tribune stadion sudah ambruk karena tak terurus.
Wali Kota Makassar sempat mencoba untuk melanjutkan pembangunan Stadion Barombong namun kandas karena Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman menyarankan agar anggaran difokuskan pada pembangunan Stadion Mattoangin.
Stadion Utama Palaran yang kemegahannya sangat dibanggakan masyarakat Kalimantan Timur, kini kondisinya memprihatinkan.
Stadion tersebut pertama kali digunakan saat pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008 lalu.
Setelah selesai PON itu, fasilitas stadion tidak terawat. Akibatnya, sejumlah fasilitas di stadion yang dibangun dengan anggaran hampir Rp3 triliun itu rusak parah.
Bahkan, kursi single seat di tribune penonton kini sudah ditumbuhi tanaman-tanaman liar.
5. Stadion Watubelah
Stadion Watubelah, Cirebon yang didirikan sejak pertengahan 2012 lalu kini juga terbengkalai. Proyek pembangunan stadion ini ditargetkan rampung 2015.
Rencananya stadion ini dibangun untuk menjadi salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 di Jawa Barat.
Namun, hingga kini pembangunan stadion tersebut tak kunjung rampung lantaran anggaran untuk melanjutkan pembangunan stadion tak juga cair.