Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia akan menghadapi Thailand di Thomas Cup 2022. Merujuk laga sebelumnya, duel lawan Thailand bisa jadi duel yang menyulitkan.
Thailand juga jadi salah satu lawan yang dilewati Indonesia dalam perjalanan memenangkan Thomas Cup tahun lalu. Saat itu Thailand merebut dua nomor tunggal awal dan Indonesia selalu menyamakan kedudukan lewat ganda sebelum Shesar Hiren Rhustavito memastikan kemenangan Indonesia.
Pada duel kali ini, terjadi pertukaran posisi di tunggal Thailand. Kunlavut Vitidsarn akan naik sebagai tunggal pertama dan berhadapan dengan Ginting sedangkan Kantaphon Wangcharoen berperan sebagai tunggal kedua. Dengan demikian, Ginting bakal berduel lawan Kunlavut sedangkan Jonatan bertarung lawan Kantaphon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merujuk kekuatan di atas kertas, sektor tunggal Thailand lebih berbahaya dibandingkan sektor ganda mereka. Hal itu berarti peluang Indonesia untuk meraih kemenangan akan lebih besar bila bisa meraih poin di laga perdana.
Tugas itu yang akan coba diusung oleh Ginting. Performa Ginting saat ini sedang dalam menurun bila merujuk pada penampilannya di beberapa turnamen terakhir.
Namun beban Kunlavut sebagai tunggal pertama juga tak kalah besar. Ia datang ke lapangan dengan kondisi wajib menang demi bisa membuka jalan bagi rekan-rekan lainnya. Belum lagi Thailand sudah mengantongi kekalahan di laga perdana yang membuat tekanan untuk Kunlavut juga makin berat.
Dari rekor pertemuan, Ginting dan Kunlavut sama kuat, 1-1. Tetapi untuk bisa meredam Kunlavut, Ginting butuh perbaikan penampilan dibandingkan laga kemarin.
Pada duel lawan Loh Kean Yew, Ginting masih kerap melakukan kesalahan. Bila hal itu bisa ditekan, Ginting juga punya potensi untuk membuka keunggulan.
Jonatan yang tampil sebagai tunggal kedua juga punya kesempatan untuk tidak memperpanjang napas Thailand. Jonatan sedang dalam tren bagus dan hal itu yang diharapkan bisa kembali muncul di lapangan.
Jonatan berduel lawan Kantaphon dan laga nanti bakal jadi duel perdana mereka sejak 2015. Pada duel Indonesia vs Singapura, Jonatan bisa bermain nyaman dan menunaikan tugas dengan baik.
 Jonatan Christie sedang dalam tren bagus dalam beberapa turnamen terakhir. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT) |
Sedangkan bila Vito turun di partai kelima dengan kondisi 2-2, Vito punya modal berupa keunggulan head to head 4-0 atas Sitthikom Thammasin.
Dalam duel penentuan, rekor pertemuan tidak akan berpengaruh banyak karena mental bertanding adalah faktor utama. Pada hal itu, Vito juga punya modal lewat penampilannya di Thomas Cup tahun lalu.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Menguji Formula Nomor Ganda
Ahsan/Hendra bakal turun bermain sebagai ganda pertama. (Arsip PBSI)
Indonesia melakukan perubahan di nomor ganda dalam duel lawan Thailand. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan diturunkan sebagai ganda pertama setelah absen pada duel lawan Singapura.
Ahsan/Hendra menunjukkan mereka masih punya kemampuan di level atas lewat pencapaian mereka di awal tahun ini. Lewat jam terbang tinggi, Ahsan/Hendra akan siap bertanggung jawab untuk menyumbangkan poin dari nomor ganda.
Sedangkan pasangan Thailand tentu berharap Kunlavut bisa membuka keunggulan sehingga mereka bisa berlaga dengan tekanan lebih besar di pundak Indonesia.
Sementara itu di ganda kedua, Indonesia memutuskan menurunkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Bagas Maulana. Duet ini adalah salah satu formula anyar yang dipersiapkan untuk Thomas Cup 2022.
Cedera yang dialami oleh Marcus Gideon membuat Kevin tak punya pasangan asli di skuad Thomas Cup kali ini. Karena itu berbagai alternatif pasangan bakal dicoba oleh pelatih.
 Kevin Sanjaya Sukamuljo akan berduet dengan Bagas Maulana. (Dok. PBSI) |
Bila duet Kevin/Bagas tampil impresif dalam laga lawan Thailand, tak menutup kemungkinan duet ini akan kembali diberi kesempatan pada laga berikutnya.
Dari kekuatan lawan, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul masih belum masuk level elite. Karena itu, meski Kevin/Bagas adalah duet anyar, peluang menang akan tetap besar.
Indonesia berpeluang besar mengamankan dua nomor ganda dan kemampuan Indonesia merebut nomor tunggal akan mempercepat kehadiran kemenangan atas Thailand.
Namun Thailand yang bermain dengan dukungan penonton tetap punya potensi untuk menyulitkan dan mengejutkan Indonesia seperti yang mereka tunjukkan pada tahun lalu.
[Gambas:Video CNN]