5 Pelatih Indonesia yang Pernah Menangani India
3. Agus Dwi Santoso
Setelah Flandy Limpele hengkang dari India, Agus Dwi Santoso direkrut India. Agus dipercaya untuk melatih pemain tunggal India termasuk Kidambi Srikanth.
Agus ikut berperan dalam membangun skill pemain India menjelang Olimpiade Tokyo 2020. Agus Dwi Santoso juga hengkang dari India pada Oktober 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Agus Dwi Santoso memutuskan untuk melatih tim badminton Thailand.
4. Kristian Dwi
Kristian Dwi juga ikut berperan dalam kemajuan badminton India khususnya dalam mencetak ganda putra yang tangguh.
Kristian Dwi tergabung dalam tim kepelatihan ganda putra bersama Flandy Limpele pada 2019. Dia juga menjadi sparring pemain India dalam latihan.
Ganda putra India,Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shettyyang sukses mengukir sejarah menjuarai Thomas Cup 2022 adalah hasil polesannya juga.
5. Namrih Suroto
Namrih Suroto juga pernah masuk dalam bagian staf kepelatihan tim ganda putra India pada 2019 bersama Flandy Limpele dan Kristian Dwi.
Mantan pemain badminton Indonesia itu juga sempat jadi bagian dari tim pelatih Pelatnas Cipayung hingga 2015.
Setelah sempat menangani klub, Namrih akhirnya diterima jadi pelatih India usai mengajukan lamaran pada 2019.
Pelatih Indonesia ikut berperan dalam kesuksesan tim India menjuarai Thomas Cup 2022. Berikut 5 pelatih Indonesia yang pernah menangani India.
Tim badminton India sukses membuat sejarah dengan menjuarai Thomas Cup 2022.
Kepastian itu didapat setelah India berhasil mengalahkan Indonesia 3-0 pada pertandingan final Thomas Cup 2022 yang digelar di Bangkok pada Minggu (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kesuksesan India menjuarai Thomas Cup 2022 ternyata ada campur tangan sentuhan pelatih Indonesia.
Berikut 5 pelatih Indonesia yang pernah melatih India:
1. Mulyo Handoyo
Mantan pelatih Taufik Hidayat, Mulyo Handoyo, ikut berperan atas kemajuan pesat tunggal putra India.
Mulyo Handoyo direkrut sebagai pelatih tunggal putra badminton India pada 2017. Dia mengasah tiga tunggal putra India: Kidambi Srikanth, Sai Praneeth, dan HS Prannoy hingga memiliki skill yang matang.
Kemudian Mulyo Handoyo memutuskan hengkang dari India pada 2018 sebelum kontraknya berakhir.
2. Flandy Limpele
Flandy terbukti mampu mengukir prestasi setelah beralih dari pemain menjadi pelatih. Hal itu dibuktikan dengan kemampuannya membuat ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty menjadi pasangan yang disegani.
Flandy melatih India terhitung sejak Maret 2019. Berkat tangan dinginnya, Rankireddy/Shetty kerap jadi batu sandungan bagi pebulutangkis top negara lain.
Flandy kemudian memutuskan pindah ke Malaysia meski sudah terbukti mampu menaikkan level permainan pasangan India. Mantan rekan Eng Hian semasa aktif bermain itu menerima pinangan dari BAM.
Kini Flandy Limpele telah resmi menjadi pelatih ganda campuran badminton Indonesia usai diumumkan oleh PBSI pada 28 Maret 2022.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Agus Dwi Santoso, Kristian Dwi, hingga Namrih Suroto
Flandy Limpele pernah latih India pada 2019 (AFP/BRIAN STEWART)
3. Agus Dwi Santoso
Setelah Flandy Limpele hengkang dari India, Agus Dwi Santoso direkrut India. Agus dipercaya untuk melatih pemain tunggal India termasuk Kidambi Srikanth.
Agus ikut berperan dalam membangun skill pemain India menjelang Olimpiade Tokyo 2020. Agus Dwi Santoso juga hengkang dari India pada Oktober 2021.
Kini, Agus Dwi Santoso memutuskan untuk melatih tim badminton Thailand.
4. Kristian Dwi
Kristian Dwi juga ikut berperan dalam kemajuan badminton India khususnya dalam mencetak ganda putra yang tangguh.
Kristian Dwi tergabung dalam tim kepelatihan ganda putra bersama Flandy Limpele pada 2019. Dia juga menjadi sparring pemain India dalam latihan.
Ganda putra India,Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shettyyang sukses mengukir sejarah menjuarai Thomas Cup 2022 adalah hasil polesannya juga.
5. Namrih Suroto
Namrih Suroto juga pernah masuk dalam bagian staf kepelatihan tim ganda putra India pada 2019 bersama Flandy Limpele dan Kristian Dwi.
Mantan pemain badminton Indonesia itu juga sempat jadi bagian dari tim pelatih Pelatnas Cipayung hingga 2015.
Setelah sempat menangani klub, Namrih akhirnya diterima jadi pelatih India usai mengajukan lamaran pada 2019.
